sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Bisnis

Regional

Hukrim

Laras Jatim

Agraria

LARAS JATENG

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Selebrity

Pendidikan

Olah Raga

» » KPAI: Stop Pemberitaan Negatif Tentang Anak

Dewan Pers dan KPAI Gelar Diskusi Publik Peliputan dan Pemberitaan Media Tentang Perlindungan Anak 
Suasana diskusi di gedung Dewan Pers

Jakarta, Larast Post - Maraknya pemberitaan tentang masalah anak yang dianggap melanggar Undang undang tentang Perlindungan Terhadap Anak perlu perhatian semua pihak terutama pers itu sendiri.

Untuk itu Dewan Pers bersama KPAI menggelar Diskusi Publik tentang Peliputan dan Pemberitaan Media Tentang Anak", di Gedung Dewan Pers, Kamis (12/4).

Pada kesempatan itu Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta agar pers merahasiakan identitas anak, baik anak sebagai korban, saksi, maupun sebagai pelaku tindak pidana. 

Pada kesempatan itu KPAI berharap kepada media massa menghargai hak-hak anak. "Baik anak sebagai korban, saksi, maupun sebagai pelaku tindak pidana," ujar Komisioner KPAI, Retno Listyarti yang hadir sebagai pembicara pada acara diskusi tersebut.

Retno juga mengingatkan media massa untuk menyajikan pemberitaan yang menghormati hak-hak anak sebagaimana diatur dalam pasal 19 UU Nomor 11/2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

KPAI masih menemukan banyak pemberitaan anak, baik sebagai korban maupun pelaku pidana, yang ditampilkan foto atau videonya tanpa memburamkan wajah anak, menyampaikan identitas anak korban maupun anak saksi.

Sementara itu, Sabam Leo Batubara yang juga salah satu anggota Dewan Pers juga meminta agar media tidak hanya memberitakan pemberitaan negatif, baik bahasa yang tak pantas, photo maupun video yang mengandung pornografi karena hal itu tak layak dipertontonkan untuk anak. (Her, sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda