sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Megapolitan

Polkam

Agraria

Regional

Hukrim

Laras Jatim

Bisnis

LARAS JATENG

Olah Raga

Seni Budaya dan Hiburan

Pendidikan

Wisata

Selebrity

» » Modernisasi Jangan Lupakan Nilai Agama dan Budaya

Presiden Jokowi bersama panitia dan peserta Muslim Fashion Festival (Mufest) Indonesia Tahun 2018

Jakarta, Larast Post – Generasi muda seluruh dunia saat ini menuntut teknologi untuk mengimbangi perkembangan lifestyle terkini.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, merangkul teknologi dan mengembangkan industri lifestyle merupakan satu kesatuan dengan modernisasi yang berlangsung.

Namun Presiden mengingatkan, modernisasi harus dilakukan tanpa melupakan nilai-nilai agama dan nilai-nilai tradisi. “Tidak boleh juga melupakan norma-norma kita. Jangan sampai kita lepas dari nilai-nilai keagamaan kita, jangan sampai kita lepas dari akar-akar kebudayaan, akar-akar tradisi yang kita punyai,” ujarnya, saat memberikan sambutan pada Muslim Fashion Festival (Mufest) Indonesia Tahun 2018, pada Kamis (19/4/2018), di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.

Presiden mengatakan, industri-industri kreatif termasuk industri fashion memainkan peranan yang sangat penting dan memiliki masa depan yang luar biasa cerahnya.

Saat ini, lanjut Presiden, ratusan juta orang di Asia, di Amerika Selatan, di Afrika, di Timur Tengah, termasuk tentunya Asia Tenggara, di Indonesia sendiri sedang dalam proses naik kelas. “Bergabung pada yang namanya kelas menengah, middle-class, yang penuh dengan gaya hidup, yang penuh dengan lifestyle,” paparnya.

Menurut Presiden, ekonomi kreatif ini benar-benar sangat cocok untuk orang-orang Indonesia.

Lebih lanjut Kepala Negara menyebutkan, setiap kali keliling dunia banyak bertemu dengan orang, dan mereka menyampaikan bahwa busana muslim desainer Indonesia sangat luar biasa dan sangat digandrungi.

“Tinggal kita bagaimana mengembangkan ini, sehingga tadi seperti disampaikan oleh Ketua Indonesia Fashion Chamber, Indonesia bisa menjadi pusat busana muslim dunia,” ungkapnya.

Tampak mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki. (her, sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda