sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Megapolitan

Polkam

Agraria

Regional

Hukrim

Laras Jatim

Bisnis

LARAS JATENG

Olah Raga

Seni Budaya dan Hiburan

Pendidikan

Wisata

Selebrity

» » Polda Jawa Timur Kampanyekan Perang Terhadap Miras Oplosan

Kapolda Irjen Pol Drs Machfud Arifin saat Press Release Pemusnahan Miras di Polda Jatim.

Surabaya, Larast Post - Dengan adanya Korban Minuman Keras (Miras) Oplosan yang terjadi beberapa waktu lalu, Polda Jawa Timur giat mengkampanyekan perang terhadap peredaran Miras ilegal maupun oplosan. 

Pernyataan keras itu disampaikan Kapolda Irjen Pol Drs. Machfud Arifin di hadapan pejabat utama, Undangan dan sejumlah awak media, Rabu (25/4).

Kapolda memerintahkan segenap jajaran agar serius memberantas peredaran Miras. Bahkan, ia mengancam akan mencopot anggotanya jika diketahui berada di belakang bisnis peredaran Miras.

"Di era jaman now ada yang mati karena Miras, saya perintahkan perang terhadap Miras, jika Polsek tak menangkap akan ada sanksi nanti buat Polsek. Jika ada Kapolsek yang main, copot Kapolsek," tegas Kapolda.

Bukan tanpa alasan, perang terhadap peredaran barang haram itu dilakukan karena dampak mengkonsumsi Miras sangat luar biasa.

"Miras mengakibatkan korban mati serempak dimana-mana, terakhir baru kemarin kejadian meninggal dunia 3 orang dan ditangani Polrestabes Surabaya. Kemudian terjadi di Tanjung Perak, korban 3 orang tapi yang satu menolak untuk dilakukan otopsi," lanjutnya.

Ditambahkan Kapolda, dalam kurun 10 hari belakangan pihaknya telah melakukan operasi tumpas narkoba yang juga menyasar kasus penyalahgunaan Miras. Selama operasi tersebut, Polda berhasil menyita sekitar 50 ribu botol Miras berbagai jenis, baik oplosan maupun ilegal.

"Hari ini operasi tumpas narkoba berakhir, telah kita sita 50 ribu 70 botol Miras oleh jajaran. Dan ini saya perintahkan lanjutkan dengan operasi kewilayahan mulai besok dan tetap berantas Miras. Bagi anggota yang berhasil mendapatkan ini (Miras) akan mendapat perhatian," lanjutnya.

Dari data yang disampaikan Kapolda, bahwa selama bulan Januari hingga Maret 2018. Pihaknya telah menangani 1.313 kasus terkait Miras. (Muji)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda