sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Agraria

Regional

Hukrim

Laras Jatim

Bisnis

LARAS JATENG

Seni Budaya dan Hiburan

Selebrity

Pendidikan

Olah Raga

Jadwal PD 2018

Update Hasil Pertandingan Piala Dunia 2018

Klasemen Piala Dunia 2018

» » Transmart Tebang Pohon, Plt Walikota Bogor Geram

Plt Walikota Bogor saat melakukan Sidak
Bogor, Larast Post – Transmart Bogor melakukan penebangan pohon tanpa memiliki izin, Plt. Wali Kota Bogor Usmar Hariman mengaku geram.

Usmar Hariman berjanji, akan memanggil pihak Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor dan manajemen Transmart terkait penebangan beberapa pohon yang berada disisi jalan, tepatnya didepan lokasi pembangunan Transmart.

“Kabarnya sudah ada koordinasi antara lembaga yang diberi tanggung jawab dengan dinas terkait, tapi dinas tidak berhak memberikan izin, hanya berhak memberi rekomendasi,” ujar Usmar, saat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) pada pembangunan Transmart Bogor, di jalan KH. Abdullah bin Nuh, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Jumat (27/04/2018). 

Sidak yang dilakukan menurut Usmar didasari adanya laporan dari masyarakat, padahal Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor belum memberikan instruksi atau izin untuk melakukan penebangan. Tapi kenyataannya dilapangan sudah dilakukan penebangan. 

Seharusnya, kata Usmar pihak Transmart menahan diri dan menunggu dokumen izin yang dimaksud. Saat ini dokumen yang sudah ada baru tanggap saran yang akan dilakukan pengkajian lebih dalam terlebih dahulu. 

Berdasarkan informasi ada 28 permintaan pohon yang ditebang namun 18 diantaranya sudah dieksekusi (tebang) dan hal ini kata Usmar cukup sangat disayangkan. “Izin penebangan belum ada, baru tahap tanggap saran, karena kita harus mengkaji dahulu, metodeloginya seperti apa, begitu juga kompensasi dan sebagainya,” jelas Usmar. 

Wakil Ketua Bidang Perencanaan Pembangunan dan Infrastruktur DPD KNPI Kota Bogor Ricardo Hermes Batlolone yang mengikuti sidak menuturkan, dampak dari penebangan pohon tersebut masyarakat sekitar merasa gersang (panas).

“Saat ini Kota Bogor memiliki misi penghijauan, jadi ketika ada satu pohon yang ditebang kita merasa sangat rugi apalagi penebangannya tidak memiliki izin,” tegasnya. 

Hal senada diungkapkan Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Pertanian DPD KNPI Kota Bogor Muhammad Sufi, dirinya berharap penegak hukum segera memproses kesalahan yang dilanggar pihak Transmart karena telah melakukan penebangan pohon tanpa izin.  (vid)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda