sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Megapolitan

Polkam

Agraria

Regional

Hukrim

Laras Jatim

Bisnis

LARAS JATENG

Olah Raga

Seni Budaya dan Hiburan

Pendidikan

Wisata

Selebrity

» » Akibat Konflik Karyawan, Pengelola dan Oknum TNI AL Jadi Korban



Kediri, Larast Post – Keributan yang terjadi di Tambang Rolak 70, Kamis (3/5/2018) memakan korban oknum TNI AL. 

Lantaran hal itu, Sabtu (5/5/2018) dilakukan pemeriksaan intensif oleh Polisi Militer Angkatan Laut di Polsek  Kunjang, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Adapun pemeriksaan tersebut dihadiri Direktur CV.Adhi Djojo, karyawan yang merupakan penduduk lokal dan Pengelola. 

Dari hasil penelusuran diperoleh informasi bahwa pada Kamis (03/05/2018) memang benar terjadi konflik. Akan tetapi konflik tersebut bukan konflik dengan warga, tapi merupakan konflik antara karyawan yang merupakan warga setempat dengan pengelola yang membawa oknum anggota TNI AL. 
   
Kejadian ini bermula saat Direktur CV.Adhi Djojo bermaksud melakukan penutupan tambang karena ada hal yang perlu dievaluasi oleh direktur kepada pengelola. Karena pengelola belum menjalankan kewajiban 
kewajiban sebagaimana yang dituangkan dalam ketentuan pertambangan. 
       
Namun pihak pengelola tidak bersedia melakukan penutupan, malah memperkerjakan oknum tersebut untuk menjaga portal dan melakukan pengusiran sepihak kepada karyawan resmi CV.Adhi Djojo. 
Dari kejadian tersebut, saat ini oknum TNI AL yang dipekerjakan oleh pengelola telah diperiksa anggota Polisi Militer Angkatan Laut di Kantor Polisi Polsek Kunjang Kabupaten Kediri.
       
“Benar memang saat ini ada pemeriksaan, ini saya baru selesai diwawancarai oleh Polisi Militer Angkatan Laut. Semoga permasalahan ini segera selesai dengan tuntas,” kata M.Khabibi, Direktur CV. Adhi Djojo.
      
“Saya berharap bisa bekerja kembali. Tanpa perlu beking-bekingan dari aparat. Biar kejadian hari ini menjadi pelajaran buat kita semua. Sehingga kedepan semua bisa saling menghargai. Aparat, tugasnya menjaga negara dan menjaga warga. Jangan karena kepentingan seseorang, akhirnya aparat dibenturkan dengan warga,” kata Tulus, karyawan CV.Adhi Djojo. (Gus/Yan)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda