sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Agraria

LARAS JABAR

Pendidikan

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Bapenda Berhasil Raih Rp. 2,3 Miliar Pada Pekan Panutan Pajak

Plt. Kepala Bapenda Kota Bogor R. An An Andri Hikmat
Bogor, Larast Post – Setelah dua hari digelar, sejak Senin (7/5/2018) hingga Selasa (8/5/2018), Pekan Panutan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB P2) Kota Bogor, mampu mencapai target. 

Kegiatan tahunan dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor, yang berlangsung di pelataran Balaikota Bogor ini, terbilang efektif memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk membayar PBB P2 sebelum jatuh tempo.

“Di hari pertama pembayaran PBB P2 langsung dicontohkan Plt. Wali Kota Bogor Usmar Hariman, Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat, Muspida, Pejabat ASN hingga pengusaha,” ujar Plt. Kepala Bapenda Kota Bogor R. An An Andri Hikmat, pada Rabu (9/5/2018), di Hotel Savero Garden.

An-an menuturkan, dalam dua hari Pekan Panutan Pajak Bapenda mampu mendapatkan perolehan pembayaran PBB sebesar Rp. 2.346.342.786 yang artinya sudah melebihi target Bapenda, yakni sebesar Rp 2 Miliar. 

Hal ini sekaligus membuktikan jika masyarakat sudah lebih melek dan sadar akan pentingnya membayar pajak. “Kan pajak yang disetorkan masyarakat untuk pembangunan di Kota Bogor, Jadi kalau cinta dan peduli dengan Kota Bogor bayar pajak sesuai dengan ketentuan, jumlah dan sebelum jatuh tempo,” imbuhnya.

Ia menambahkan, di mulai Rabu (9/5/2018) ini mobil pajak keliling juga akan keliling ke seluruh kelurahan untuk jemput bola. Tak hanya di mobil keliling, masyarakat juga sudah bisa membayar PBB di BJB, Alfamart, Indomaret, Kantor Pos seluruh Indonesia dan bisa juga melalui ATM Bersama.

“Target penerimaan PBB Kota Bogor tahun ini Rp. 170 Miliar dan selama empat bulan ini baru mendapatkan Rp. 8,2 Miliar. Tapi kami optimis bisa mencapai target, sebab kalau tidak sampai target bagaimana bisa membangun Kota Bogor,” ungkapnya. (vid) 

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda