sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Seni Budaya dan Hiburan

Agraria

LARAS JABAR

Selebrity

Pendidikan

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Bimbingan Teknis Sistem Penyediaan Air Minum/Air Bersih 2018



Bogor, Larast Post - Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Kabupaten Bogor mengadakan Bimbingan Teknis Sistem Penyediaan Air Minum/ Air Bersih 2018 di Hotel Anggraeni Cisarua Bogor. Adapun maksud pelatihan ini adalah untuk melatih peserta agar dapat menjadi BPSAM (Badan Pengelola Sarana Air Minum) melaksanakan Kegiatan Pengembangan dan Pengelolaan SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) dengan baik sesuai dengan tatacara dan ketentuan yang sudah ditentukan. Tujuan dari Program SPAM adalah menyediakan Air Minum untuk masyarakat, dimana Daerah/ Desa yang masih rawan air Bersih diberikan Bantuan pembangunan sarana air minum.

Secara umum, Program SPAM ditujukan untuk meningkatkan akses pelayanan air minum masyarakat perdesa, meningkatkan nilai dan perilaku hidup sehat dengan membangun/menyediakan sarana dan prasarana air minum masyarakat yang berkelanjutan sehingga bisa lebih berkembang kedepannya.


Adapun agenda pelatihan yang diikuti oleh perwakilan dari 30 Desa dari 11 Kecamatan yang akan menerima Bantuan program SPAM Tahun 2018 memiliki materi:

1.Kebijakan Pemkab Bogor dalam Program Sarana Air Minum/Air Bersih
2.Mekanisme Pembangunan Sarana Air bersih
3.Proses Survey Perencanaan Pembangunan SPAM
4.Management Pengelolaan Air Minum
5.Mekanisme Pembangunan SPAM Sistem Gravitasi dan Sumur Bor
6.Sharing Pengalaman
7.Tehnik Pemasangan SR (Sambungan Rumah)
8.Serta kunjungan lapangan ke desa Cipayung Girang.
               
Dalam kesempatan terpisah Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor Ir. Yani Hassan menekankan,Tujuan Khusus dari program SPAM adalah:

a.Meningkatkan perilaku higienis di masyarakat;
b.Meningkatkan akses masyarakat terhadap sarana air minum yang berkelanjutan;
c.Meningkatkan kapasitas lokal (baik pemerintah daerah maupun masyarakat) untuk memfokuskan    dan menyebarluaskan pelaksanaan program air minum yang berbasis masyarakat;
d.Meningkatkan efektifitas dan keberlanjutan jangka panjang pembangunan infrastruktur air minum berbasis masyarakat.
(David)











«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda