sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Seni Budaya dan Hiburan

Agraria

LARAS JABAR

Selebrity

Pendidikan

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Kasad: Satgas TMMD Perkokoh Imunitas Bangsa

Kasdam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Budi Sulistijono saat menyerahkan penghargaan berupa peralatan TMMD secara simbolis kepada para unsur pendukung TMMD 101 Muna Barat.

Muna Barat, Larast Post - "Satgas TMMD telah memperkokoh Imunitas Bangsa”, hal itu dikatakan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Mulyono, dalam amanatnya yang dibacakan Kasdam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Budi Sulistijono, pada penutupan TMMD Ke-101 di Muna Barat, Kamis (3/5) pagi. 

Dalam amanatnya Kasad, mengungkapkan di sela-sela kegiatan pengerjaan sasaran  fisik, Satgas TMMD  telah menyelenggarakan kegiatan penguatan Imunitas Bangsa melalui sasaran non fisik. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan berupa sosialisasi dan pembekalan wawasan kebangsaan, kewaspadaan nasional, kecintaan tanah air, penangkalan penyalah gunaan Narkoba dan penyebaran paham radikal serta berbagai kegiatan lainnya.  

TMMD, melalui program fisik dan non fisik, TMMD telah memberikan platform atau landasan kehidupan berbangsa dan bernegara yang selaras dengan cita-cita Bangsa Indonesia, yaitu mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945. 

Kasad, juga mengatakan TMMD telah memberikan manfaat yang sangat besar bagi kepentingan pembangunan bangsa Indonesia. Oeh karena itu,  mulai bulan Juli nanti, TNI AD akan kembali melanjutkan program TMMD di berbagai daerah. Kegiatan TMMD ke-102 ini akan dilaksanakan bersinergi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.

Selanjutnya Kasad, mengingatkan semua komponen bangsa bahwa saat ini kita tengah memasuki era Revolusi Industri Generasi ke-4, Teknologi digital telah menjadi tulang punggung dalam berbagai aktivitas masyarakat, baik untuk kepentingan pribadi, sosial masyarakat maupun pemerintahan.  

Demikian juga halnya dalam konteks pertahanan, di seminasi teknologi dan mitigasi resiko global telah berhasil menggeser hakekat ancaman dan paradigma dari perang konvensional menjadi perang yang kompleks dan tidak terbatas.   

Perang yang juga dikenal sebagai unrestricted war ini, strategi dan taktiknya tak hanya menggunakan kekuatan militer namun juga kekuatan non militer seperti Ipoleksosbud dan Teknologi. Dalam konteks penguasaan Negara pun tidak harus dilakukan secara fisik atau secara langsung, namun dapat dilakukan secara tidak langsung atau proxy. 

Sedangkan pelaku atau aktornya tidak lagi Negara atau state, namun bisa juga bukan Negara atau non state, seperti perorangan, kelompok orang dan berbagai organisasi non pemerintahan lainnya, baik dari dalam negeri maupun jaringan internasional. 
Untuk menghadapi situasi tadi, tentu kita harus memiliki suatu sistem pertahanan Negara yang terintegratif baik dari aspek militer maupun non militer secara efektif yang dapat menjaga keseimbangan antara pembangunan kesejahteraan nasional dan pertahanan keamanan Negara.  

“Sesungguhnya, jika kita telaah dengan cermat, maka sistem pertahanan terintegratif yang dimaksud tadi, salah satu diantaranya dilakukan melalui program TMMD yang juga sasarannya tidak hanya pembangunan kekuatan wilayah pertahanan yang tangguh, namun juga pembangunan fisik dan non fisik dalam mengakselerasi upaya pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat “ tegasnya.    

Pada akhir amanatnya, Kasad berpesan agar kita senantiasa memelihara semangat kebersamaan, persatuan, toleransi atas perbedaan dan budaya gotong royong, serta kepercayaan diri dalam kehidupan keseharian kita. 

Kasad juga meminta agar fasilitas dan Sarpras yang telah dibangun ini senantiasa di jaga dan dipelihara agar dapat bermanfaat dalam kurun waktu yang cukup lama bagi masyarakat, pungkasnya. (sg/Penrem143)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda