sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Agraria

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Peristiwa

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

INFO BOLA

» » Kasau Berikan Executive Lecture di Unhan

Kasau saat memberikan kuliah umum
Bogor, Larast Post – Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, memberikan Executive Lecture (kuliah umum) kepada mahasiswa dan dosen Pascasarjana Universitas Pertahanan, pada Senin (28/5/2018), di auditorium Unhan, Kawasan IPSC Sentul Bogor.

Dalam kuliah umumnya Kasau mengatakan, sesuai yang diamanahkan, Pasal 10 Undang-undang No 34 Tahun 2004, TNI Angkatan Udara melaksanakan tugas TNI matra udara di bidang pertahanan, menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah udara yurisdiksi nasional sesuai dengan ketentuan hukum nasional dan internasional yang telah diratifikasi, selain itu melaksanakan tugas TNI dalam pembangunan dan pengembangan kekuatan matra udara melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan udara.

Kasau menyebutkan, sistem pertahanan maritim membutuhkan angkatan laut yang kuat dan juga perlu kekuatan angkatan udara yang kapabel, sehingga penguasaan ruang udara dapat menjamin terwujudnya supremasi kekuatan maritim.

Dijelaskan, terwujudnya  kebijakan pembangunan TNI AU yang andal dan disegani serta berkelas tidak terlepas dari kebijakan Tripilar yaitu kesiapan operasional, profesionalisme dan kesejahteraan prajurit. Sedangkan empat program pembangunan kekuatan mancakup dukungan kesiapan matra udara, modernisasi alutsista dan non-alutsista,  peningkatan profesionalisme personel matra udara, serta penyelenggaraan manajemen dan operasi matra udara, kata Kasau.

Pada Renstra III (2014-2019), jajaran TNI Angkatan Udara telah dan akan melakukan validasi organisasi yaitu penggabungan Kohanudnas dan Koopsau menjadi Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas), pembentukan Koopsud III sebagai kelanjutan dari rencana pembentukan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan). Kemudian restrukturisasi Kodikau menjadi Kodiklatau, Dispamsanau menjadi Pusintelau, pembentukan Spotdirgaau dan Disopslatau, serta pembentukan skadron udara baru  untuk pesawat tempur, angkut, heli intai strategis, dan Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA).

Selain itu, pada Renstra IV (2019-2024) TNI AU juga merencanakan pembentukan empat Lanud tipe C (Batam, Saumlaki/Selaru, Wamena dan Sorong), enam satuan radar, dua Resimen Hanud, lima Detasemen Hanud, pembentukan detasemen/satuan peluru kendali jarak sedang dan jarak jauh, pembentukan Depo Pemeliharaan 80 (dengan 3 Sathar) untuk pemeliharaan tingkat berat pesawat tempur, Depo Pemeliharaan 90 (dengan 3 Sathar) untuk pemeliharaan tingkat berat helikopter, Sathar 24, 34, 43, 54, 55 dan 65, dan pembentukan dua skadron teknik baru di Lanud Supadio Pontianak dan Lanud Suryadarma Kalijati Subang, papar Kasau. (sg)




«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda