sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Agraria

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Peristiwa

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

INFO BOLA

» » Plt Gubernur Jateng: Jauhkan Dunia Digital dari Konten Negatif

Plt Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko saat menjadi Inspektur Upacara Harkitnas di Purbalingga.

Purbalingga, Larast Post - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-110 tingkat Provinsi Jawa Tengah dilaksanakan dengan upacara bendera di Alun-Alun Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (21/5/2018). 

Bertindak sebagai inspektur upacara Plt. Gubernur Jawa Tengah Drs H Heru Sudjatmoko MSi.  
Upacara peringatan itu sendiri mengambil tema ‘Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia dalam Era Digital’.

Plt. Gubernur Jateng menyampaikan generasi millenial pada saat  ini terpapar oleh masifnya perkembangan teknologi, terutama teknologi digital. Digitalisasi di berbagai bidang ini juga membuka jendela peluang dan ancaman yang sama.

“Ia akan  menjadi ancaman jika hanya pasif menjadi pengguna dan pasar, namun akan menjadi berkah jika kita mampu menaklukkannya menjadi pemain yang menentukan lanskap  ekonomi berbasis digital dunia. Alhamdulillah, kita mencatat bahwa tak sedikit anak muda kreatif yang mampu menaklukkan gelombang digitalisasi dengan cara mencari berkah di dalamnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa Internet, media sosial, situs web, layanan multimedia aplikasi  ponsel, telah dijadikan ladang baru buat berkarya, dan pasar yang menjanjikan bagi kreativitas. Banyak kreator konten dan pengembang aplikasi Indonesia yang mendunia, mendapatkan  apresiasi baik material maupun non-material.

Oleh sebab itu, Heru mengajak untuk bersama-sama menjauhkan dunia digital dari  anasir-anasir pemecah-belah dan konten-konten negatif, agar anak-anak bebas berkreasi, bersilaturahmi, berekspresi, dan mendapatkan manfaat darinya. Tidak  ada  satu  pihak yang tanggung jawabnya lebih besar daripada yang lain untuk hal ini.

“Pepatah Aceh mengatakan pikulan  satu  dipikul  berdua, rapat-rapat  seperti biji timun suri. Artinya kira-kira, kita  harus menjaga persatuan dalam memecahkan masalah, harus berbagi beban yang sama, merapatkan barisan, jangan sampai terpecah-belah. Demikian juga, dalam konteks menghadapi digitalisasi ini, kita semua harus dalam  irama yang serempak dalam memecahkan masalah dan menghadapi para  pencari  masalah,” katanya.

Heru juga mengingatkan, dulu dengan keterbatasan akses pengetahuan dan informasi, dengan keterbatasan teknologi untuk berkomunikasi, berhimpun dan menyatukan pikiran untuk memperjuangkan  kedaulatan  bangsa.

“Sekarang  juga  bisa  sepikul berdua, menjaga dunia yang serba digital ini, agar menjadi wadah yang kondusif bagi perkembangan budi  pekerti, yang  seimbang dengan pengetahuan  dan  keterampilan generasi penerus kita,” imbuhnya.

Heru menyampaikan Selamat  Hari Kebangkitan Nasional ke-110. Ia mengajak untuk maknai  peringatan  tahun ini  di lingkungan masing-masing, sesuai lingkup tugas masing-masing untuk semaksimal mungkin memfasilitasi  peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama  generasi muda, yang akan membawa  kepada kejayaan bangsa di tahun-tahun mendatang.

Acara upacara bendera Harkitnas ke-110 di Purbalingga juga dihadiri Bupati Purbalingga H Tasdi SH MM, Wakil Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekda, Asisten dan Staf Ahli Bupati, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI, Polri, ASN dan sejumlah perwakilan organisasi. 

Di akhir acara, Plt Gubernur Jateng bersama Bupati Purbalingga menyerahkan dana bantuan sosial Rp49.713.000 dari Bank Jateng kepada Sueb sebagai Veteran Perang Kemerdekaan RI.  (agus p)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda