sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Agraria

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Peristiwa

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

INFO BOLA

» » Polda Metro Jaya Bentuk Satgas Penanggulangan Teror

Kapolda saat mengamankan aksi bela Palestina
Jakarta, Larast Post – Polda Metro Jaya berencana membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Teror, pada Sabtu (19/5/2018), di Mapolda Metro Jaya. Pembentukan Satgas Penanggulangan Teror itu, dilaksanakan bersamaan dengan acara buka puasa bersama.

Berdasarkan Suarat dari Koodinator Staf Pribadi Pimpinan (Koorspripim) yang ditujukan kepada Kapolda Metro Jaya, menyampaikan rencana kegiatan pembentukan personil Satgas Penanggulangan Teror dan buka puasa bersama, yang akan dilaksanakan pada Sabtu (19/5/2018).

Dalam surat yang juga beredar di kalangan wartawan itu, menyebutkan, agar masing-masing Polres dan Satker Polda menyiapkan anggota dengan ketentuan sebagai berikut; 1. Memiliki kemauan yang kuat Untuk bergabung dengan Satgas Penanggulangan Teror, 2. Berpangkat Bripda – Brigadir, 3. Memiliki kemampuan mengendarai kendaraan (terutama KR2), 4. Bujangan, 5. Memiliki kemampuan Intellijen dan surveillance.

Adapun jumlah Anggota yang dibutuhkan, Dit Krimum 10 personel, Dit Krimsus 10 personel, Dit Narkoba 10 personel, Sat Brimob 10 personel,  Dit Intelkam 10 personel, Dit Sabhara 20 personel, dan Polres jajaran masing masing 10 personel. Selain itu, kepada Karo SDM diminta agar dapat hadir bersama Bagian Binkar dan Bagian Psi. Demikian juga Karo Sdm, Karo Sarpras, Dir Reskrimum, Dir Reskrimsus, Dir Resnarkoba, Dir Intelkam, Dir Sabhara, Kasat Brimob, dan Wakapolres jajaran Polda Metro Jaya (kecuali Polres Bandara Soetta, Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Polres Kepulauan 1000) agar hadir dalam kegiatan dimaksud.

Arahan Kapolda 
Surat itu juga berisi arahan Kapolda Metro Jaya, yang diantaranya meminta Dir. Intel, Krimum, Krimsus, Narkoba dan Kasat Brimob untuk dapat duduk bersama dan segera membentuk tim Satgas dari Polda dan Polres.

Kemudian lakukan seleksi untuk menjadi tim Satgas inti, selanjutnya akan dicarikan anggaran khusus untuk membackup Kasatgas di Polda, berjumlah 50-100 orang.

Kapolda meminta Eko Hadi sebagai Komandan Satgas dan wakilnya Dedi Murti yang sudah lama di Wanteror dan diharapkan bisa membawa rekan-rekan untuk dapat kerjasama sama dengan Densus.

Adapun tempat diarahkan menggunakan Posko Satgas Merah Putih untuk sementara nanti akan dicarikan tempat baru di sekitaran Polda Metro. “Segera kita bentuk strukturnya penanggung jawabnya adalah Kapolda dan Wakapolda, kita perdayakan semua anggota kita yang dulu pernah bekerja di Densus,” ujar Kapolda dalam arahannya.

Segera kumpulkan anggota yang akan menjadi Satgas, dan nanti akan disampaikan kepada Kapolri untuk dapat meresmikan langsung.

Penjagaan Mako agar diperketat, senjata, rompi antipeluru dipergunakan bukan untuk disimpan, jangan sampai kecolongan. Semua objek vital harus di jaga, SOP nya harus dilaksanakan lakukan pengecekan rutin. Tempat ibadah semua dijaga libatkan satpol PP dan TNI serta stakeholder lainnya.

Masalah pengamanan Kedubes Amerika menjadi atensi khusus Polres Jakarta Pusat, 2 hari lalu ada masyarakat Gaza meninggal di Palestina terkait pemindahan Kedubes Amerika ke Yerusalem akan mempengaruhi situasi global yang akan berdampak sampai Indonesia.

Pengamanan untuk Asrama Polri juga menjadi atensi, Tempat keramaian dan panggung hiburan selama bulan ramadhan agar tidak diizinkan terlebih dahulu untuk mengantisipasi terjadinya teror
Setengah jam yang lalu Aman Abdurahman mendapat tuntutan hukuman mati yang akan berdampak buruk untuk situasi keamanan.

Kapolda berharap jajarannya dapat menjaga wilayah hukum masing masing, sehingga tetap aman dan jauh dari tindakan terorisme. (her)



«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda