sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Agraria

LARAS JABAR

Pendidikan

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Polisi Berhasil Tanggulangi Kerusuhan Teroris

Brimob amankan rutan Cabang Salemba Kelapa Dua Depok 
Depok, Larast Post – Polisi akhirnya berhasil menanggulangi aksi tahanan teroris di rumahan tahanan Cabang Salemba di Kelapa Dua, Kota Depok, melalui pendekatan persuasif hingga jatuhnya korban dapat diminimalisir.

Wakapolri Komjen Pol Syafruddin mengungkapkan, dapat menanggulangi kerusahan yang dilakukan tahanan teroris di rumahan tahanan Cabang Salemba di Kelapa Dua, Kota Depok.

Ia menegaskan, operasi penanggulangan selama 36 jam sejak kejadian dinyatakan berakhir pada Kamis pukul 07.15 WIB. “Seluruh tahanan teroris telah menyerahkan diri,” ujarnya kepada wartawan, pada Kamis (10/5/2018) di Mako Brimob Depok.

Akibat kerusuhan itu, kata Kapolri, jatuh korban dari polisi sebanyak sembilan orang, lima orang di antaranya gugur dan empat orang lainnya luka-luka.

Adapun kelima anggota polisi yang gugur di medan tugas adalah, Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Rospuji Siswanto dari Densus 88, Aipda Luar Biasa Anumerta Denny Setiadi dari Polda Metro Jaya, Brigadir Pol Luar Biasa Anumerta Fandy Setyo Nugroho dari Densus 88, Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadhli dari Densus 88, Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas dari Densus 88, gugur dengan luka-luka di sekujur tubuh mereka.

Sementara itu, empat polisi yang terluka diantaranya Bripka Iwan Sarjana berhasil dievakuasi setelah disandera oleh tahanan.

Syafruddin menyebutkan, aparat keamanan dalam menghadapi dan menanggulangi teroris, melakukan pendekatan lunak (soft approach), sehingga penanggulangan kerusahan teroris itu, tak ada tahanan yang terluka.

Disebutkan, dari 156 tahanan teroris yang terlibat kerusahan, satu orang meninggal dunia ditembak polisi, pada Selasa (8/5/2018) malam. 155 orang lainnya kemudian menyerahkan diri setelah polisi mengultimatum akan menindak tegas dengan melakukan penyerangan. (tim)


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda