sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Bisnis

Regional

Hukrim

Laras Jatim

Agraria

LARAS JATENG

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Selebrity

Pendidikan

Olah Raga

» » Polri Gelar Operasi Cipta Kondisi

Kapolri Jenderal Tito Karnavian berbincang dengan Kepala BIN
Jakarta, Larast Post – Amankan perayaan hari raya Idulfitri 1439 H, Polri tetap mewaspadai kemungkinan adanya aksi terorisme, dan akan melakukan Operasi Cipta Kondisi dengan melakukan tindakan kepada semua preman-preman jalanan.

“Di semua pelabuhan, bandara, terminal, stasiun, sudah disiapkan posko,” kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian kepadan wartawan usai Rapat Terbatas, pada Rabu (30/5/2018) sore, di Kantor Presiden, Jakarta.

Kapolri menyebutkan, Basarnas, Polri dan TNI, juga siap untuk membantu masyarakat jika terjadi bencana alam, misalnya Sinabung, Merapi, atau tanah longsor dan banjir. “Ada 1.191 titik yang kita waspadai dan kita siapkan antisipasinya,” terangnya.

Jaga Ketersediaan Pangan
Menyangkut ketersediaan komoditas yang dibutuhkan masyarakat dalam merayakan Idulfitri 1439 H, Kapolri mengemukakan, pemerintah berusaha untuk menjaga stabilitas ketersediaan pangan.

Menurut Kapolri, Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan sudah menyampaikan keyakinannya bahwa suplai cukup untuk semua komoditas, tinggal menjaga distribusinya. “Oleh karena itu, dari Kepolisian bersama-sama dengan kementerian terkait tadi, termasuk KPPU dan Bulog, membuat Satgas Pangan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, Satgas Pangan sudah bekerja dan sampai hari ini, sudah melakukan operasi penegakan hukum sebanyak 421 kasus dengan 397 tersangka.

Kasus yang ditangani Satgas Pangan, jelas Kapolri, mulai dari masalah penimbunan, mafia pangan, dan lain-lain, sebagian besar kasus sudah diajukan. “Ini untuk memberikan efek deterrent kepada para pemain-pemain yang nakal, mafia-mafia pangan yang nakal,” ujarnya.

Disebutkan, penegakan hukum akan terus berlanjut, karena penimbunan pangan bisa membuat terjadinya kenaikan harga dan kelangkaan barang, sehingga membebani masyarakat. “Kami ingatkan kepada para pelaku pasar, silakan laksanakan sesuai aturan. Yang main-main, kita akan lakukan tindakan tegas untuk itu,” tegasnya. (her, sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda