sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Agraria

LARAS JABAR

Pendidikan

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Seleksi Calon Petugas Haji Kab Bogor Diduga Berbau Kecurangan

Syarat-syarat yang diminta panitia dari Setda Kabupaten Bogor

Bogor, Larast Post – Pada bulan April 2018, Sekretaris Daerah Adang Suptandar membuat surat kepada organisasi keagamaan yang isinya membuka seleksi tim pemandu Haji Daerah (TPHD) Kabupaten Bogor 1439 H/2018 M.

Berdasarkan surat itu, sejumlah elemen masyarakat ikut  seleksi yang digelar di Gedung Pusat  Dakwah Islam (PUSDAI) Kabupaten Bogor pada 1 Mei lalu.

Kemudian pada  2 Mei, sehari setelah tes kompetensi dan wawancara para peserta pun mendapatkan pengumuman, apakah dirinya lolos menjadi petugas Haji atau gugur.

Namun, pengumuman yang dilakukan oleh Ketua Panitia H. Dian Burhanudin pada 2 Mei itu menuai dugaan bahwa  panitia telah melakukan dugaan kecurangan.

Menurut Ketua LSM  Orbit Nusantara H.Amir Amirulloh SH, pihak panitia diduga melakukan tindakan yang tidak sportif. “Dan diduga sengaja mengalahkan dirinya,” ujarnya kepada wartawan di kantornya, Jumat (4/5).

Ia menuturkan, dugaan kecurangan  tersebut dengan mengabaikan persyaratan yang dibuat oleh panitia seleksi  untuk TPHD Pelayanan Umum pada poin B butir e. Untuk TPHD Pelayanan Umum sebagai berikut, diutamakan yang sudah menuaikan ibadah Haji dilampirkan dengan fotocopy paspor sesuai surat edaran pemberitahuan kepada organisasi keagamaan dan pemerintahan daerah.

Ia menambahkan, dengan tindakan yang diduga curang tersebut keterwakilan dari unsur masyarakat baik dari MUI, organisasi keagamaan keIslaman dan organisasi kemasyarakatan (NU, LSM) tidak terefresentasi. Alhasil yang lolos seleksi hanya perwakilan unsur Muspida Kabupaten Bogor.

”Saya ingin ada perbaikan dalam proses tersebut. Apabila tidak ada niat baik panitia untuk perbaikan, dalam waktu dekat ini saya akan mengadukan ke pihak terkait,” terangnya.

Untuk menelusuri persoalan ini, wartawan coba mengkonfirmasi Ketua Panitia H. Dian Burhanudin melalui WhatsApp, Jumat (4/5/2018).

“Saya sedang di luar kantor,” begitu jawaban singkat Dian Burhanudin seraya berjanji akan memberi jawaban pada Senin depan. (David)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda