sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Megapolitan

Polkam

Agraria

Regional

Hukrim

Laras Jatim

Bisnis

LARAS JATENG

Olah Raga

Seni Budaya dan Hiburan

Pendidikan

Wisata

Selebrity

» » Subdit Satu Indagsi Polda Jatim Amankan Bawah Merah Impor India

Kepala Satgas Pangan Polri Irjen Pol Setyo Wasisto saat menunjukan bawang merah selundupan.

Surabaya, Larast Post - Jajaran Subdit Satu Indagsi Polda Jawa Timur mengamankan bawang merah impor dari India hampir sekitar 70 ton dari 114 ton karena melanggar persyaratan teknis Permentan nomor 105 tahun 2017.

Bawang merah selundupan itu sebagian, masih tersimpan di gudang milik PT.Jakarta Sereal yang berlokasi di jalan Kasuari 35 Surabaya.

"Impor yang boleh masuk adalah bawang bombay dengan ukuran diameter minimal 5 centimeter, sedangkan yang dibawahnya itu dilarang," jelas Kepala Satgas Pangan Polri Irjen Pol Setyo Wasisto, Senin (7/5/).

Kepolisian, sementara mengamankan 1 orang tersangka yang masih dirahasiakan identitasnya demi kepentingan pemeriksaan. Sejumlah saksi, termasuk direktur perusahaan pengimpor komoditas ini, juga telah dimintai keterangannya.

Setyo menjelaskan, pemerintah melarang masuknya bawang merah impor ke pasaran agar tidak merusak harga bawang merah lokal.

"Karena ini harganya sangat jauh sekali, kalau sekarang bawang merah lokal harganya 23 ribu rupiah perkilogram, sedangkan bawang merah bombay harganya 12 ribu per kilogram. Jauh sekali (harganya)," lanjutnya.

Selain aturan Permentan yang dilanggar, pelaku juga dianggap melanggar Undang-Undang nomor 13 tahun 2010 tentang hortikultura."Nanti juga akan kita terapkan aturan perlindungan konsumen, aturan soal pangan," pungkasnya.

Pemerintah saat ini melarang masuknya bawang merah ke Indonesia. Pasalnya, produksi bawang merah saat ini meningkat. Jika bawang bombay yang diimpor berukuran kecil akan menyerupai bawang merah lokal.(Muji)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda