sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Agraria

LARAS JABAR

Pendidikan

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Vicon Lintas Sektoral Bahas 4 Isu Penting

Kapolri bersama Panglima TNI mendampingi Presiden dan Wakil Presiden saat acara buka puasa bersama
Jakarta, Larast Post – Bahas isu yang berkembang, Kapolri  melakukan Video Conference (Vicon) lintas sektoral. Empat isu yang akan dibahas itu adalah, antisipasi lonjakan harga bahan pokok, migrasi ritual (mudik), potensi bencana alam, dan terorisme.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan, hal pertama yang akan dibahas adalah pengamanan suplai dan distribusi bahan pokok selama lebaran dengan menggandeng KPPU, Mentan, Mendag, Dirut Bulog dan penegak hukum.

“Diharapkan mampu cegah lonjakan harga dan penindakan kepada kartel kartel pangan,” ujarnya melalui keterangan yang beredar dikalangan wartawan, pada Selasa ((5/6/2018) di Jakarta.

Hal lain yang patut mendapat fokus perhatian yakni soal terorisme. Meski ini adalah hari besar umat Islam, kata Kapolri, tapi tetap harus waspada karena kelompok teroris anggap sebagai bulan amaliyah.

Tito menyebutkan, pasca rusuh di Mako Brimob total ada 96 penangkapan teroris diantaranya 14 orang tewas. “Jaringan masih ada di tiap wilayah terutama JAD agar kita deteksi terus, ada sel aktif dan sel pasif,” ungkapnya.

Menurut Kapolri, Kasatwil agar segera aktifkan Satgas anti teror yang terdiri atas 5 Subsatgas. “Koordinasi dan kerja sama dengan TNI. Belajar dari kasus di Surabaya, sel yang tidak dianggap aktif ternyata lakukan aksi teror,” terangnya.

Masalah terorisme, lanjut Kapolri, menjadi perhatian bersama bagi kepala daerah, utamanya dalam tangkal cegah paham radikal melalui mekanisme FKUB. “Agar kepala daerah peduli untuk berikan anggaran operasional,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan, mekanisme 3 pilar agar diaktifkan lagi, sistem Siskamling harus berjalan kembali, malam takbir pada Kamis (14/6/2018) akan bersamaan dengan gelaran pembukaan World Cup, harus diantisipasi.

Lebih lanjut Kapolri mengungkapkan. Satgas pangan agar memonitor seluruh komoditi pangan, begitu terjadi kenaikan harga terjadi utk segera cari informasi instansi yang memilii otoritas.

Dalam menghadapi permasalahan pangan kedepankan cara persuasif, namun bila terjadi indikasi pelanggaran hukum laksanakan cara koersif

Area konsentrasi transportasi harus bersih dari segala pelaku kejahatan sprti premanisme, hipnotisme, begal, dan pelaku obat bius. Polda Lampung dan Sumsel atensi betul masalah begal. Kemudian Pungli di jalur distribusi harus dibersihakan baik oleh kriminal maupun oknum Polri. “Jika ada, proses dan tindak,” tegasnya.

Kapolri juga mengharapkan dukungan bantuan TNI untuk siapkan armada bantuan angkutan laut. Jaminan keselamatan moda angkutan laut, juga akan menjadi perhatian dengan menyiapkan betul SOP keamanannya.

Selain itu, kelompok tertentu seperti Ahmadiyah di NTB dan Syiah di Madura agar mendapat penanganan khusus. Begitu juga di daerah lain agar mendapat perhatian pada saat pelaksanaan hari raya. “Lindungi setiap warga Negara,” pungkasnya. (her)


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda