sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

Olah Raga

LARAS JATENG

Seni Budaya dan Hiburan

Agraria

LARAS JABAR

Selebrity

Pendidikan

Pernak Pernik

Feature

» » Dikonfirmasi Wartawan, Sekretaris DPKPCK Sodorkan Map


Malang, Larast Post -  Mengawal dan mengawasi kerja aparatur pemerintah dan aparat satuan kerja, keberadaan wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sangat dibutuhkan sebagai kontrol sosial. 

Kedua elemen tersebut tidak bisa dipisahkan, karena terbukti dari banyaknya kasus yang ada mampu diungkap ke publik seperti tindak pidana korupsi. 
    
Hanya saja, keberadaan kedua elemen tersebut seringkali tidak dihargai dan selalu terjadi pelecehan oleh para oknum Aparatur Sipil Negara (ASN). Seperti terjadi di lingkup Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang, Kamis (19/7/2018).
      
Seperti dialami sejumlah wartawan cetak maupun online yang bermaksud menemui Sekretaris Dinas (Sekdin) PKPCK Wahyudi, untuk konfirmasi terkait informasi bahwa disinyalir salah seorang oknum Pegawai DPKPCK telah mengerjakan proyek pengadaan barang berupa sparepart. Hal ini didasarkan, adanya pengakuan dari salah seorang pengguna barang jasa pemerintah (Kontraktor) yang mengatakan telah meminjamkan CV kepada oknum Dinas tersebut untuk mengerjakan proyek. 
        
Namun informasi tersebut langsung ditepis Sekdin. “Kalau dugaan adanya oknum pegawai DPKPCK bermain proyek itu, tidaklah benar. Itu tidak benar mas, hadirkan saja pihak kontraktornya ke sini, yang mengaku telah meminjamkan perusahaannya," kata Wahyudi. 
    
Usai konfirmasi, Sekdin yang didampingi Kepala Bagian (Kabag) Umum Kesekretariatan DPKPCK Kabupaten Malang, Ageng, langsung menyodorkan selembar map. 

"Ini mas ada sedikit untuk transport, mas," ujar Wahyudi sambil menyodorkan selembar map berwarna biru. 
       
Spontan, wartawan yang merasa dilecehkan, menolak pemberian Sekdin tersebut seraya mengatakan, “Kami bukan datang minta uang pak, tujuan kami ke sini untuk konfirmasi kepada bapak."

Ketua Organisasi Malang Media Cimmunty (MMC) Bagus Yudistira sangat menyesalkan apa yang dilakukan oleh Sekdin. Bagus menyatakan, wartawan bukan pengemis. "Saya akan menindaklanjuti dan melaporkan persoalan ini kepada Bupati Malang," kata Bagus. 
       
Sebab, sambungnya, Bupati Malang sudah menginstruksikan bahwa dilarang bagi para pejabat pemerintah di Kabupaten Malang memberikan imbalan apa pun kepada wartawan apalagi berupa amplop. 

"Kami biar cuma Wartawan, tapi masih mampu dan bisa makan tanpa amplop," tandas dia. 
      
Seharusnya,  tukasnya, selaku pejabat pemerintahan harus bisa saling menghargai, saling melindungi dan saling menghormati. “Bukan dengan cara seperti ini, yang dengan sengaja menilai para wartawan dengan uang,” pungkas Bagus. (al/ed)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda