sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Seni Budaya dan Hiburan

Agraria

LARAS JABAR

Selebrity

Pendidikan

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Presiden Jokowi : Gunakan Hak Pilih Secara Cerdas

Presiden Jokowi bersama para ulama muda
Bogor, Larast Post - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat secara cerdas menggunakan hak pilih pada Pemilihan anggota Legislatif (Pileg) dan pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019 mendatang.

“Tahun depan adalah tahun politik kita harus mengajak masyarakat masuk tahun politik untuk pandai memilih pemimpin,” kata Presiden Jokowi saat acara Halalbihalal dan Silaturahim dengan Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi), pada Selasa (10/7/2018) malam, di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jabar.

Lebih lanjut, Presiden mengingatkan, agar dalam memilih pemimpin hendaknya masyarakat melihat rekam jejak, kinerja, dan prestasinya.

“Dalam pilih pemimpin sampaikan kepada teman dilihat rekam jejak seperti apa, track record-nya, prestasinya apa, kinerjanya apa. Jangan sampai mudah masyarakat dihasut, jangan diberi kabar tidak betul, fakta tidak betul,” ujarnya.

Kepala Negara menegaskan, meskipun saat ini masyarakat memiliki kebebasan berekspresi dan berpendapat, namun kebebasan tersebut ada batasnya, tata krama, sopan santun dan etikanya. “Jangan sampai diberi kebebasan gampang mudah mencela, gampang mencemooh orang lain, itu bukan nilai Islami yang diajari Rasulullah,” tegasnya.

Oleh karena itu, Presiden mengajak masyarakat semuanya untuk berpikir positif dan berprasangka baik.

Presiden menyatakan, bangsa Indonesia akan menjadi bangsa besar dan kuat. “Berdasarkan hitung-hitungan Bappenas dan McKinsey, Indonesia bakal jadi lima terbesar ekonomi terkuat di dunia Inshaallah di 2045. Memang masih nunggu tapi jalan ke tempat lebih terang sudah lebih kelihatan,” sambungnya.

Hindari Hoaks
Dalam acara yang dihadiri oleh ribuan dai dan ulama muda itu, Presiden juga berpesan agar masyarakat tidak ikut menyebarkan berita bohong atau hoaks, tapi harus memberikan info yang benar kepada masyarakat.

“Berikan info yang benar kepada masyarakat, tetangga, saudara, teman, tetangga kampung, teman sedaerah. Beri info yang benar sampaikan fakta, bukti yang ada, jangan sampai mengabarkan berita bohong, hoaks terutama di media sosial. Ini harus kita jaga,” tuturnya.

Selain itu, Presiden Jokowi juga meminta agar seluruh umat terus menjaga persatuan dan persaudaraan, mengingat tantangan yang semakin besar bagi bangsa Indonesia di masa depan. “Kita ingatkan seluruh umat terus menjaga ukhuwah karena pekerjaan kita masih banyak, ke depan tantangan makin berat dan hanya bisa  dilalui jika kita rukun bersatu,” terang Presiden.
\
Hadir dalam kesempatan itu antara lain Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Koordinator Nasional Samawi K.H. Abdul Hadi Noer dan Sekjen Samawi Aminudin Ma’ruf. (her, sg, ram)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda