sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Agraria

LARAS JABAR

Pendidikan

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Presiden Jokowi : Silahkan Sampaikan Kritik

Presiden Jokowi saat peletakan batu pertama pembangunan Pesantren MTA Surakarta, di Karanganyar, Jawa Tengah
Karanganyar, Larast Post – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempersilahkan masyarakat untuk menyampaikan kritik, asal didukung dengan data dan solusi.

“Kritik itu, memberikan masukan yang konstruktif dengan data-data dan solusi. Itu kritik, sampaikan tidak apa-apa,” kata Presiden Jokowi saat peletakan batu pertama pembangunan Pesantren Majelis Tafsir Al Quran (MTA) sekaligus peresmian Asrama Putri SMA MTA Surakarta, pada Minggu (15/7/2018) siang, di Desa Pojok, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Presiden menegaskan, beda antara kritik dan mencemooh, kritik adalah masukan yang konstruktif dengan data-data dan solusi. “Banyak di antara masyarakat Indonesia yang tidak  bisa membedakan kritik dengan mencemooh, mencela dan menjelekkan,” ungkapnya.

Menurut Presiden, saat ini terutama di media sosial, banyak dilakukan cemooh, mencela, menjelekkan menghujat, memfitnah dan nyinyir. “Enggak tahu  siapa yang buat,” ujarnya.

Kepala Negara mengajak semua elemen masyarakat untuk selalu berpikir positif karena tantangan yang dihadapi ke depan tidak mudah.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi menyampaikan rasa syukur karena dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di 171 daerah pemilihan akhir bulan Juni lalu berjalan dengan baik. “Masyarakat semakin matang berpolitik dewasa berdemokrasi, serta bisa memilih pemimpin yang baik. Kalau memilih ya dilihat track record-nya seperti apa, rekam jejaknya seperti apa, prestasinya seperti apa, kinerjanya seperti apa dilihat,” ungkapnya.

Presiden Jokowi juga mengatakan, dalam politik mudah sekali adanya saling curiga, berprasangka jelek, dan berpikiran negatif  ke orang lain. “Kenapa kita tidak khusnul tafahum, berprasangka baik pada orang lain, berprasangka positif pada orang lain,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan harapannya, agar masyarakat tidak berpikir negatif terhadap orang lain serta saling mencela dan mencemooh, seperti yang banyak terjadi di media sosial saat ini.

Turut hadir pada kesempatan itu antara lain, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (her, sg, ram)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda