sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Bisnis

Regional

Hukrim

Laras Jatim

Agraria

LARAS JATENG

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Selebrity

Pendidikan

Olah Raga

» » HUT RI 73, Istana Kepresidenan Gelar Pameran Seni di Galnas

Tim kurator Watie Moerany, dan Amir Sidharta saat melakukan presstour pada pameran seni koleksi Istana Presiden, di Galeri Nasional, Jakarta, Jumat (3/8).
Jakarta, Larast Post - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, secara resmi membuka Pameran Seni Koleksi Istana Presiden 2018. Peresmian ini dihadiri Mensesneg Pratikno, Mendikbud Muhadjir Effendy, Menkominfo Rudiantara, Kepala Bekraf Triawan Munaf, Direktur Bank Mandiri, para Duta Besar Negara Sahabat, serta para seniman dan kurator.

Pameran Seni Koleksi Istana Presiden 2018 menjadi tahun ketiga penyelenggaraan pameran ini. Pameran akan berlangsung dari 3 - 31 Agustus 2018 di Galeri Nasional, Jakarta Pusat.

Pameran tersebut dalam rangka memperingati HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kementerian Sekretariat Negara menggelar sejumlah kegiatan, diantaranya adalah pameran benda seni koleksi Istana Kepresidenan.

Pameran Benda Seni koleksi Istana Kepresidenan 2018 bertajuk “Indonesia Semangat Dunia” merupakan wujud nyata  apresiasi atas karya seni dan budaya, yang diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi, kreatifitas untuk mengembangkan imajinasi serta  guna memacu semangat generasi muda dalam menghadapi persaingan global yang semakin kompetitif. 

Pameran tahun 2018 ini merupakan rangkaian Peringatan HUT Ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia yang penyelenggaraannya bersamaan dengan penyelenggaraan Asian Games ke-18, dimana Indonesia menjadi tuan rumah. Pameran kali ini merupakan pameran ketiga, setelah dua tahun sebelumnya berturut-turut pada tahun 2016 dan 2017, Kementerian Sekretariat Negara sukses menggelar kegiatan yang sama dengan menyuguhkan karya seni berupa lukisan koleksi Istana Kepresidenan karya pelukis-pelukis ternama.  

Selain menyuguhkan dimensi lain dari sebuah koleksi negara yang tidak hanya menampilkan konsep nasionalisme serta identitas bangsa, pameran kali ini  juga menampilkan sisi diplomasi dari koleksi karya seni rupa Istana Kepresidenan.

Salah satu pengunjung saat mengamati lukisan Jenderal Besar Sudirman.

Dalam pameran tahu 2018 ini akan  disuguhkan sebanyak  45 karya lukisan,  patung dan seni kriya, hasil karya dari 34 seniman Indonesia dan mancanegara, yang merupakan koleksi dari 5 Istana, yakni Istana Kepresidenan Jakarta, Istana Bogor, Istana Tampaksiring, Istana Yogyakara dan Istana Kepresidenan Cipanas. Para seniman tersebut diantaranya dari Indonesia - Raden Saleh, Dullah,
Henk Ngantung, Nasjah Jamin, Basoeki Abdullah serta Harijadi S. Sementara dari mancanegara antara lain Zsiemond Kisfaludi Strobel, Walter Spies, Fernando Amorsolo dan Yevgeny Viktorovich Vuchetich. 

Penyelenggaraan pameran ini bertujuan untuk mengajak masyarakat menikmati karya para seniman masa lalu yang mempunyai nilai-nilai luhur, keutamaan serta semangat perjuangan. Selain itu, untuk menunjukkan eksistensi karya unggulan seniman Indonesia dan wujud komitmen Kementerian Sekretariat Negara dalam merawat serta melestarikan karya seni unggulan masa lalu yang merupakan aset negara. 

Pameran akan dibuka secara resmi pada Jumat pagi, 3 Agustus 2018 di Galeri Nasional Indonesia, Jl. Medan Merdeka Timur No, 14 Jakarta Pusat, dan pameran ini akan berlangsung hingga 31 Agustus 2018 dengan waktu buka mulai pukul 10.00 – 20.00 WIB. 

Untuk  memeriahkan pameran, sejumlah kegiatan pendukung  telah disiapkan diantaranya Lomba Lukis Kolektif Pelajar dari 34 Provinsi, kegiatan workshop Menjadi Apresiator Seni Terhebat yang akan diikuti oleh para pelajar wilayah DKI, dan kegiatan ini akan digelar selama pameran berlangsung.  

Dalam pameran tahun ini akan digelar stand  photo booth, sehingga para pengunjung dapat mengabadikan momen saat berkunjung ke Galeri Nasional Indonesia untuk menikmati karya seni
koleksi Istana Kepresidenan nanti. 

Terselenggaranya pameran tahun 2018 merupakan kerjasama antara Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pariwisata, Badan Ekonomi Kreatif, Mandiri Art, tim kurator Watie Moerany, dan Amir Sidharta
.

Disamping pameran benda seni, terdapat momen istimewa, yang tidak setiap tahun terjadi, yakni prosesi Torch Relay Asian Games di Halaman Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus 2018, sore hari, sebelum upacara penurunan bendera pusaka. Torch Relay Asian Games ini akan dibawa oleh sejumlah atlet yang kemudian diserahkan kepada Presiden Joko Widodo. Prosesi ini merupakan
bagian dari rangkaian perhelatan Asian Games Tahun 2018, yang akan secara resmi dibuka pada 18 Agustus 2018.(sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda