sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Agraria

LARAS JABAR

Pendidikan

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Kinerja Disperdag Kabupaten Bogor

Kegiatan Fasilitasi Desain Kemasan dan Merek Bagi IKM Peserta Program E- Smart

Bogor, Larast Post - Selasa (17/7/2018) lalu, Bidang Industri Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor Mengadakan kegiatan fasilitasi desain kemasan dan merek bagi industri kecil menengah (IKM).

Peserta Program E- Smart Dinas Perdagangan dan Perindusrtian fokus melakukan pembinaan di bidang pengemasan terhadap industri kecil dan menengah (IKM).

Sebab kemasan adalah factor penting dari keberhasilan pemasaran produk,Kemasan yang menarik dengan kualitas memenuhi standar, selain berfungsi mewadahi atau membungkus produk, dapat juga sebagai sarana promosi serta informasi dari produk tersebut sekaligus meningkatkan citra, daya jual dan daya saing.

Untuk itu, pada tahun 2018 pengembangan IKM akan difokuskan pada pembinaan dan peningkatan kualitas kemasan,Program ini merupakan salah satu bentuk pembinaan  IKMe-Smart untuk meningkatkan daya saing produknya agar semakin laku di marketplace.

Selain itu  pengembangan sarana infrastruktur digital e-Smart IKM ini diharapkan dapat menjadi “Virtual Sentra IKM” yang akan meningkatkan daya saing produk serta mempermudah akses pasar dalam negeri maupun Global.

Mengantisipasi maraknya jajanan anak yang mengandung zat berbahaya bagi kesehatan serta mengupayakan peningkatkan mutu dan keamanan pangan terhadap anak, Pemerintah Kabupaten  Bogor  melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor menggelar kegiatan Sosialisasi Jajanan Sekolah Tahun Anggaran  2018 bagi para siswa Sekolah Dasar di SDN Kadumangu 03  Kecamatan Babakan Madang.

H.Dace Supriadi, Kepala DinasPerdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor yang secara langsung membuka jalannya kegiatan mengatakan bahwa Sosialisasi Jajanan Sekolah Tahun Anggaran  2018 dilaksanakan dengan tujuan untuk mensosialisasikan materi makanan jajanan sehat dalam rangka pembinaan dengan melibatkan pemangku kepentingan terkait.

Ditambahkannya, untuk memastikan bahwa pembinaan keamanan pangan di sekolah berjalan dengan baik dan berkesinambungan, maka diperlukan langkah pengawasan yang independen dan terpisahdari fungsi pembinaan.

”Pengawasan keamanan pangan pada jajanan anak sekolah harus mampu menjamin bahwa produk yang dihasilkan dan beredar dilingkungan sekolah telah memenuhi aspek keamanan pangan karena ketika anak-anak mengkomsumsi pangan yang aman, ini merupakan kunci keberhasilan anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa,” ujarnya

Lilik Noor Yuliati, staf  pengajar Departemen IKK FEMA IPB yang bertindak sebagai  narasumber dalam kegiatan tersebut memaparkan bahwa jajanan sehat merupakan jajanan yang mengandung gizi cukup seperti kalori, protein, dan vitamin.

Tidak harus mahal, justru jajanan tradisional seperti getuk, gemblong, kroket, klepon, pisang goreng, singkong, dan gado-gado justru lebih sehat dan bergizi. "yang paling penting, makanan yang dijualtidakmengandungzat yang berbahaya," jelasnya.

Uned Junaedi, Kepala Sekolah SDN Kadumangu 03 berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan oleh semua komponen sekolah baik guru maupun para siswa.  “Kepada para stake holder khususnya yang ada di SDN Kadumangu 03 agar dapat memanfaatkan kegiatan ini dan nantinya dapat memilah-milah mana makanan yang sehat dan yang tidak sehat,”  tutupnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini berlangsung selama beberapa hari mulai dari tanggal 23-26 Juli serta 30-31 Juli di sekolah-sekolah yang berbeda melalui pertemuan dengan melibatkan peserta yang terdiri dari beberapa orang tua murid, para pelaku usaha dan para guru serta melibatkan beberapa siswa dari berbagai sekolah yang ada di Kabupaten Bogor. (david)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda