sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

Olah Raga

LARAS JATENG

Seni Budaya dan Hiburan

Agraria

LARAS JABAR

Selebrity

Pendidikan

Pernak Pernik

Feature

» » Kodam Jaya Gelar Sholat Idul Adha dan Potong Hewan Qurban


Jakarta, Larast Post -  Sebanyak 1.500 jamaah dari anggota Kodam Jaya dan warga sekitar tampak khusyuk mengikuti ibadah sholat Idul Adha 1439 Hijriah di Lapangan Jayakarta Kodam Jaya, Rabu (22/8?2018) sekitar pukul 07.00 WIB.

Ustadz H. Abaidillah Ab, S.Pd.i, Pimpinan Ponpes Roudlotul Ulum Bandung, menjadi imam sekaligus khatib dalam ibadah yang dilaksanakan satu tahun sekali itu. 

Selepas salam, khatib menyampaikan kepada para jamaah seputar sejarah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Ustadz mengajak jamaah bertafakur mengingat ulang sejarah kurban, ka’bah dan haji. 

“Dan perhatikanlah, ketika Nabi Ibrahim AS diuji Allah dengan beberapa perintah, ternyata Nabi Ibrahim AS bisa melaksanakan dengan sebaik-baiknya,” kutip Ustadz dari QS. Al-Baqarah ayat 124. 

“Karena kepatuhan, kedispilinan dan pengabdian Nabi Ibrahim yang demikian sempurna, maka Allah berkenan menganugerahkan penghargaan kepada Nabi Ibrahim sebagai imam pimpinan umat manusia,” lanjut Ustadz.   


Usai sholat Idul Adha, dilanjutkan penyerahan hewan kurban. Pangdam Jaya Mayjen TNI Joni Supriyanto menyerahkan seekor sapi kepada Kabintaldam Jaya Kolonel Inf Sarwoyadi di Lapangan Kartika Kodam Jaya. 

Sapi itu pun langsung disembelih oleh petugas sesaat setelah diserahkan Pangdam Jaya. Hewan kurban dari Pangdam Jaya ini melengkapi hewan kurban yang telah diterima panitia kurban Kodam Jaya menjadi 6 ekor sapi dan 18 ekor kambing.

Pangdam Jaya menyampaikan, momentum Idul Adha telah melahirkan banyak hikmah yang luar biasa. Mulai dari gambaran ideal sebuah keluarga, pesan moral bermasyarakat hingga persatuan bangsa. 

“Sejarah Nabi Ibrahim dan Ismail banyak memberikan pelajaran yang harus kita teladani. Nabi Ismail adalah cerminan ideal sikap seorang anak terhadap orang tua, anak yang patuh terhadap orang tua, bahkan siap berkorban karena perintah Tuhan. Nilai itu pun bisa diapilkasikan dalam kehidupan berbangsa, di mana setiap warga negara harus bisa berkontribusi dan berkorban demi Bangsa Indonesia,” kata Pangdam Jaya. (egi)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda