sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Agraria

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Presiden Lantik Agus Gumiwang Sebagai Mensos

Presiden dan wakil Presiden menyampaikan ucapan selamat kepada Mensos yang baru dilantik
Jakarta, Larast Post - Presiden Joko Widodo melantik Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Menteri Sosial pada Jumat (24/8/2018) sore, di Istana Negara.

Pelantikan merujuk pada Keputusan Presiden Nomor 148p Tahun 2018 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Sosial Kabinet Kerja 2014-2019.

Agus dilantik berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 148/P/2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Sosial Kabinet Kerja sisa masa jabatan 2014-2019, tertanggal 24 Agustus 2018.

Presiden Jokowi mengambil sumpah jabatan Agus Gumiwang, dan menandatangani berita acara sumpah jabatan. Selanjutnya, Presiden Jokowi memberikan ucapan selamat kepada Agus Gumiwang, diikuti oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan para pejabat yang hadir dalam pelantikan tersebut.

Hadir pada pelantikan itu, Menperin/Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan sejumlah menteri kabinet kerja seperti, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, KASAD, Menteri ATR Sofyan Djalil, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Perindustrian dan Ketua Golkar Airlangga Hartarto. Juga hadir KSP Moeldoko, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Ketua DPD Oesman Sapta Odang.

Idrus Mengundurkan Diri

Agus dilantik sebagai Mensos menggantikan Idrus Marham yang mengundurkan diri sebagai Mensos setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan  Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP).

Kepada wartawan Idrus Marham mengatakan, dirinya mengundurkan diri sebagai Mensos dan pengurus Partai Golkar, merupakan bentuk pertanggungjawaban moral.

"Sebagai bentuk pertanggungjawaban moral saya maka saya mengajukan permohonan pengunduran diri sebagai Mensos kepada bapak presiden," ujar Idrus, Jumat (24/8/2018), di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Selain itu, Idrus juga mengaku ingin berkonsentrasi menghadapi kasus hukumnya. “Saya ingin berkonsentrasi ya mengikuti proses hukum yang ada di KPK sesuai aturan yang ada dan sebaik-baiknya,” tegasnya. (her, sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda