sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Agraria

LARAS JABAR

Pendidikan

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Usai Daftar ke KPU, Prabowo: Bangsa Besar tak Dijajah Pihak Asing

Capres Prabowo Subianto usai daftar ke KPU, Jumat (8/10).

Jakarta, Larast Post - Usai mendaftarkan diri sebagai Capres dan Cawapres pada Pemilu 2019 mendatang Prabowo Subianto memberikan sambutan singkat kepada pendukungnya di depan Kantor KPU (Kantor Pemilihan mum) Pusat, Jumat (10/8) siang.

Prabowo yang datang ke KPU bersama Sandiaga Uno, para pengurus partai pendukung, Gerindra, PKS, PAN, Demokrat, dan Partai Berkarya, termasuk dua putra mantan Presiden SBY, AHY (Agus Harimoerty) dan Ibas. 

"Saya di sini dengan saudara Sandiaga Uno dan dengan seluruh kekuatan yang mendukung saya. Saya berjuang untuk kalian semua, segala tenaga saya, segala pikiran saya, segala energi, saya lakukan untuk membela kepentingan rakyat Indonesia," ucap Prabowo dengan nada semangat.

Prabowo juga menyebutkan, bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar jangan mau dijajah pihak asing. "Untuk itu saya maju sebagai calon Presiden untuk membawa negeri ini agar lebih bermartabat," ucap Prabowo lagi dengan optimis.

Prabowo juga mengatakan bahwa saat ini kemiskinan terjadi dimana mana, pemerintah saat ini dianggap belum dapat mensejahterakan rakyat. 

"Ini perjuangan kita, kita yakin kita di jalan yang benar dan kita yakin tuhan selalu berada di pihak yang benar. Hanya itu yang saya sampaikan terimakasih dukunganmu. Dan yakinlah bahwa yang benar selalu menang," ujar Prabowo. 

Prabowo meyakini bahwa, membela rakyat miskin itu benar, membela rakyat yang susah itu benar. "Membela kepentingan bangsa Indonesia itu benar," terangnya.

Probowo tidak menginginkan Indonesia menjadi antek bangsa lain, juga tak boleh menjadi kacung dan budak bangsa lain.

"Kekayaan Indonesia untuk rakyat Indonesia, itu tekad saya, tekad Sandiaga Uno, tekad koalisi kita, hingga kekayaan Indonesia untuk Indonesia, bukan untuk bangsa lain," pungkasnya.

Presiden mengakui bahwa buruhlah yang pertama mendeklarasikan dirinya sebagai Presiden, ketika itu di Istora Senayan. "Buruh yang mencalonkan saya pertama sebagai Presiden, sebelum partai saya sendiri," ucap Prabowo, seraya mengucapkan terimakasih kepada para buruh yang setia mengawalnya ke KPU.

"Untuk itu saya pesan jaga TPS (pada pilpres 2019) nanti saudara saudara, jangan mau apa?.... tanya Prabowo kepada pendukungnya. "Dicurangi," jawab para pendukungnya. (min)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda