sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Ekbis

Pernak Pernik

Selebrity

Seni Budaya dan Hiburan

» » Capres 2019 Jokowi - Prabowo Inginkan Pemilu Damai

Kedua pasangan calon Presiden (Capres) dan calon Wakil Presiden (Cawapres) Pemilu 2019, Ir. H. Jokowi Widodo - Prof. KH. Ma'ruf Amin dan H. Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno, kedua kubu menginginkan pemilu yang mendidik, damai, sejuk tak saling menjelekkan, dan tak mencari kelemahan masing masing.  
Pasangan Capres saat menunjukkan nomor urut pada Pemilu Capres - Cawapres 2019.
Jakarta, Larast Post - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar pengundian nomor urut untuk pasangan Calon Presiden - Wakil Presiden pada Pemilu 2019, di gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9) malam.  

Pada kesempatan itu, Ketua Umum Pusat Arief Budiman mengumumkan pasangan Capres - Cawapres, Jokowi - Ma'ruf Amin (Jomin) mendapatkan nomor urut 01, pasangan Capres - Cawapres, Prabowo - Sandi memperoleh nomor urut 02.

Sebelumnya telah dilakukan pengundian nomor urut,  oleh kedua pasangan Capres dan Cawapres. 

Proses pengundian nomor urut ini diawali dengan penentuan pengambilan nomor urut terlebih dahulu. Masing masing Cawapres secara bersamaan mengambil bola berisi angka. Cawapres Sandi mendapatkan angka 1 _angka terkecil Capres Prabowo berhak mendapatkan giliran pertama memilih kota kedua_ sementara Cawapres Ma'ruf Amin mendapat angka 10.

Dari hasil proses pertama, selanjutnya Capres Prabowo berkesempatan yang pertama memilih kotak kedua yang terdapat nomor urut pasangan, dilanjutkan Capres Petahana Jokowi. 

Kedua pasangan selanjutnya memperlihatkan kepada publik nomor urut yang didapatkan dari kotak kedua tersebut, Jokowi mendapat nomor 1, sementara Prabowo memperoleh nomor 2.

Jokowi dan Ma'ruf Amin saat memberikan sambutan.

Pada kesempatam itu Capres Jokowi mengajak agar Pilpres 2019 dijadikan politik yang mendidik kepada masyarakat. "Pilpres adalah pesta demokrasi. oleh sebab itu,  saya mengajak pada kita semuanya agar Pilpres (2019) ini kita isi untuk pendidikan politik yang lebih baik untuk masyarakat," ucap Jokowi dalam sambutannya. 

Tak hanya itu, sambung Jokowi, Pilpres 2019 juga jadikan pematangan demokrasi rakyat, kedewasaan rakyat dalam berdemokrasi. "Oleh sebab itu marilah kontestasi politik ini kita beradu kontestasi program, kontestasi adu gagasan, kontestasi adu ide, kontestasi adu rekam jejak, kontestasi adu prestasi," ujarya.

Jokowi juga mengajak masayrakat agar menjauhkan diri dari saling memfitnah, saling menghina, saling mencemooh, saling menjelekkan. "Karena itu bukan etika dan nilai nilai yang kita anuti," kata Jokowi. 

Jokowi mengimbau, kontestasi politik dalam rangka pilpres 2019, jangan sampai memutus tali silaturahmi antar sesama, hubungan tak baik antar bangsa Indonesia sendiri.

"Saya ingin meskipun kita berkontestasi saya ingin masih bisa bertelpon dengan Pak Prabowo, masih bisa bertelpon dengan Pak Sandi karena beliau adalah sahabat sahabat saya sejak lama," harap Jokowi.

Jokowi menyebut, memang untuk memajukan negara banyak rintangan, hambatan, perlawanan, tetapi tak boleh menyerah, hanya ada satu pilihan Indonesia Maju.    

Prabowo - Sandiaga

Sementara Prabowo Subianto dalam sambutannya mengatakan, Capres 2019 nanti berharap kepada seluruh jajaran rakyat Indonesia ciptakan pelaksanaan pemilihan umum sejuk, damai, semangat kekeluargaan, mencari yang terbaik untuk bangsa.  

"Bukan untuk mencari kesalahan dan kekuarangan masing masing, kita harus merasakan bahwa ini semua satu keluarga besar NKRI, karena itu kita harus menyikapi semua persoalan bangsa sebagai persoalan  keluarga besar kita," tegasnya.

Probowo berpesan agar menyongsong proses demokrasi dengan bersikap tenang, bersikap tidak emosional, dan menahan diri. 

"Marilah kita menyongsong proses demokrasi ini dengan baik, dengan tenang, kita berharap semua pihak melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya, dan demi kepentingan bangsa negara, rakyat dan masa depan anak cucu kita," tandas Prabowo.  

Hadir para undangan, DKPP, Bawaslu, Komisi II DPR RI, Wamenlu, Lemendagri, serta sejumlah LSM.

Hadir pula sejumlah Menteri Kabinet Kerja, pimpinan partai kedua kubu diantarnya, Megawati Soekarno Putri, sejumlah pimpinan Partai Berkarya, Ferry Mursyidan Baldan (Mantan Menteri ATR/BPN), Fuad Bawazir (mantan Menteri), Rachmawati Soekarno Putri, Ketum Partai Idaman Rhoma Irama, AHY beserta 100 orang pendukung kedua kubu.

Tak hanya itu di luar gedung KPU nampak ribuan pendukung kedua kubu turut meramaikan acara tersebut seraya menyampaikan aspirasinya kepada pasangan capres dan cawapres 2019.(her, sg, wan)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda