sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Ekbis

Pernak Pernik

Selebrity

» » Cegah Pungli di Wilayah Jawa Timur Polda Jatim Gelar Sosialisasi dan Ikrar

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Muhammad Iqbal, S.I.K., M.H, serta Pejabat Utama Polda Jatim.
Surabaya, Larast Post - Untuk mencegah maraknya pungli di Wilayah Jawa Timur, Polda Jatim melaksanakan sosialisasi dan ikrar dengan mengumpulkan Bhabinkamtibmas, dilaksanakan di gedung Dyandra Jl. Basuki Rahmat No. 93 - 105 Surabaya, Selasa (25/9/2018).

Melalui acara Sosialisasi dan Ikrar Pencegahan Pungutan Liar (Pungli), Bhabinkamtibmas dianggap sebagai garis terdepan institusi Polri dalam pencegahan terjadinya penyelewengan dana desa.

Kegiatan tersebut di buka Wakapolda Jatim Brigjen Pol Muhammad Iqbal, S.I.K., M.H, serta di hadiri Irwasda Polda Jatim, Direktur Bimmas Polda Jatim, Dir Krimsus, Karumkit Bhayangkara Polda Jatim, Kabid Keu, Kalabfor, Pejabat Utama Polda Jatim, bapak Helmi inspektorat Propinsi Jatim, Kepala Dinas PMD Propinsi Jawa Timur bapak Drs. Agus Wahyudi dan 1.033 peserta, baik anggota Bhabinkamtibmas maupun Kepala Desa di seluruh Jawa Timur

"Kawal dana desa ini dengan baik, kalau misalnya masih ada oknum yang bermain, akan kita tindak tegas," ucap Wakapolda Brigjen Pol M Iqbal.

Hal itu menyikapi, masih terus terjadinya kasus penyelewengan dana desa serta Pungutan Liar (Pungli) yang dilakukan oknum perangkat desa di daerah.

"Bhabinkamtibmas begitu juga Kepala Desa itu front liner, garis terdepan institusi kepolisian. Juga mungkin kita gandeng Babinsa dan institusi pemerintah untuk mengawasi program pemerintah terkait dana desa agar tidak terjadi penyelewengan," katanya.

Pada acara sosialisasi itu, seperti yang dikatakan Wakapolda, ribuan Bhabinkamtibmas mengikuti pencerahan soal tahapan dan strategi untuk bertindak dalam pengawasan dana desa, baik taktis maupun teknis. Sehingga peluang penyelewengan dana desa bisa diminimalisir.

Lebih lanjut disampaikan Wakapolda, berbagai modus telah dilakukan para oknum pejabat desa untuk menyelewengkan dana desa, seperti mark up dan pertanggung jawaban fiktif. Iqbal pun menghimbau kepada para Kepala Desa supaya menyalurkan dana desa sesuai dengan peruntukkannya.

"Salurkan dana desa yang baik, (karena) akan dikawal, diamankan pelaksanaannya oleh Bhabinkamtibmas juga dibantu oleh Babinsa," tutupnya.(Muji)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda