sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukrim

Peristiwa

Agraria

LARAS JATENG

Laras Jatim

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Ekspor Nonmigas Indonesia ke Taiwan Catat Rekor Tertinggi

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita memberikan paparan dalam acara Workshop Perang Dagang Amerika Serikat dengan Republik Rakyat Tiongkok yang berlangsung di Kantor Kementerian Perdagangan. (foto: Ilustrasi)

Jakarta, Larast Post - Kinerja ekspor nonmigas Indonesia ke Taiwan pada Semester I tahun 2018 mencatat rekor tertinggi sejak tahun 2016. Data Kementerian Keuangan Taiwan menunjukkan nilai ekspor nonmigas Indonesia pada periode tersebut sebesar USD 1,84 miliar.


"Pada semester I tahun 2018, Indonesia berhasil mencatat kinerja ekspor sebesar USD 1,84 miliar atau tertinggi sejak tahun 2016. Nilai ini meningkat 10,01% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar USD 1,60 miliar. Nilai ini bahkan melebihi capaian  Semester II tahun 2017 yang sebesar USD 1,77 miliar," ungkap Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei (KDEI Taipei), Didi Sumedi, seperti dikutip dari siaran pers Kementerian Perdagangan, pada Rabu (19/8/2018).

Menurut Didi, kinerja ekspor non-migas Indonesia ke Taiwan jauh lebih baik dibanding tahuntahun sebelumnya. "Pada paruh kedua tahun 2018, kinerja ekspor nonmigas Indonesia ke Taiwan diperkirakan akan lebih baik lagi karena ada beberapa festival dan perayaan di Taiwan yang bisa menggenjot permintaan domestik Taiwan,” ungkap Didi.

Ekspor nonmigas Indonesia ke Taiwan utamanya adalah batu bara, baja, kapasitor elektrik, dan timah. Untuk timah, Indonesia mendominasi 65% pangsa impor Taiwan. Selain itu, ada juga kayu dan produk kertas (tisu dan lain-lain) yang juga mendominasi pangsa pasar Taiwan sebesar 89% dan 79%.

Upaya meningkatkan ekspor ke Taiwan, lanjut Didi, terus dilakukan melalui berbagai kegiatan promosi dan forum bisnis. Menyambut pelaksanaan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-33 di BSD City pada bulan Oktober mendatang, KDEI Taipei juga gencar menginformasikan ajang tersebut kepada para pelaku usaha Taiwan dalam berbagai kesempatan.

"Trade Expo Indonesia dinilai sebagai platform yang tepat bagi pengusaha Taiwan untuk mencari produk yang diminati masyarakat di Taiwan. Apalagi pada keikutsertaan TEI tahun lalu, dua importir Taiwan sukses menjadi distributor produk makanan Indonesia di pasar Taiwan," jelas Didi.

Sebetulnya upaya KDEI Taipei tidak hanya meningkatkan ekspor, tetapi juga menangkap peluang-peluang investasi dan kerja sama industri yang bisa meningkatkan kapasitas industry dalam negeri. Tahun 2017, investasi Taiwan di Indonesia tumbuh 166,3% dibanding tahun sebelumnya.

“Kenaikan investasi dari perusahaan Taiwan di Indonesia dan kerja sama industri dapat meningkatkan kapasitas ekonomi nasional. Tentunya juga diharapkan bisa berkontribusi dalam peningkatan ekspor nonmigas Indonesia ke pasar global. Terutama investasi di sector hilir yang dalam jangka panjang dapat mendorong diversifikasi produk ekspor nasional,” pungkas Didi. (sg, wan)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda