sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Agraria

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Peristiwa

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

INFO BOLA

» » Giat TMMD ke 103 Depok, Berikan Penyuluhan Pelajar SMA Bintara

Giat non fisik TMMD ke 103 di Depok.

Depok, Larast Post - Giat TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 di Depok dengan sasaran non fisik, memberikan penyuluhan ke sekitar 80 pelajar SMA Bintara, Kamis (25/10).

Penyuluhan digelar di aula sekolah di Jalan Raya Sawangan RT 4, RW 9, Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.

Materi yang diberikan adalah wawasan kebangsaan dan kenakalan remaja, dengan menitikberatkan pada dampak globalisasi terutama penggunaan internet dan media sosial.

Perwira Pembinaan Mental Kodam Jaya (Bintaldam) Kapten Inf Agung Bintoro yang menjadi narasumber dalam penyuluhan menuturkan bahwa di era globalisasi saat ini, semua akses informasi dan interaksi bisa dilakukan dengan jaringan internet maupun di dunia maya, lewat media sosial.

Hal itu menurutnya, dapat menimbulkan dampak positif atau negatif, tergantung bagaimana para pelajar menggunakan dan memanfaatkan media sosial.

"Yang terpenting pelajar mesti pintar dan cerdas dalam memanfaatkan media sosial di era globalisasi ini," kata Agung. Sebab kata Agung jika pelajar tepat memanfaatkannya maka internet atau media sosial dapat menjadi hal yang sangat membantu dalam segala hal dan di berbagai bidang.

Namun jika salah memanfaatkannya kata Agung, hal itu bisa berbahaya baik bagi diri sendiri, orang lain, atau bahkan bagi kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

"Jadi ada hal-hal khusus yang harus diperhatikan dalam penggunaan internet dan media sosial ini," kata Agung.

Belum lagi katanya banyaknya informasi bohong atau hoaks yang beredar di media sosial yang merupakan sangat berbahaya. "Ada cara untuk bisa memilahnya, mana informasi yang benar dan mana yang hoaks," ucapnya.

Selain itu Agung juga menekankan bahwa wawasan kebangsaan juga cukup penting dimiliki para pelajar untuk menghindari saling caci di media sosial yang bisa mengakibatkan perpecahan.
"Harus dipahami dan disadari bahwa persatuan dan kesatuan bangsa adalah modal utama kita," imbuhnya.

Pada kesempatan itu Agung juga memberi penjelasan dan tips ke pelajar untuk dapat mencegah mereka jatuh dalam bahaya penyebaran hoaks atau termakan berita hoaks.

Selain itu narasumber lain yang dihadirkan yakni Iptu Winam Agus dari Polresta Depok yang memaparkan mengenai kenakalan remaja dan segala bentuknya, mengatakan hal yang menjadi tren saat ini, adalah banyak ditemukan kelompok pelajar yang hendak tawuran dengan kelompok pelajar lainnya, janjian lewat media sosial.

"Hal seperti itu tidak pantas dilakukan pelajar dan akibatnya akan merugikan diri sendiri, keluarga dan orang lain," ujarnya.

Hadir pula dalam kegiatan penyuluhan tersebut Kapten Inf Kholidi, selaku pengawas TMMD, Lurah Pancoran Mas Edi.S, Bhabinkamtibmas Pancoran Mas Aipda Edi Mujiran, Kepala Sekolah SMA Bintara, Murnianti, serta staf pengajar dan guru SMA Bintara. (her, egi, sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda