sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Agraria

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Peristiwa

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

INFO BOLA

» » Kemhan Kembali Gelar Pameran Pertahanan 'Indo Defence 2018 Expo & Forum'


Jakarta, Larast Post -  Kementerian Pertahanan (Kemhan) akan kembali menggelar pameran industri pertahanan “Indo Defence 2018 Expo & Forum" pada 7 hingga 10 November 2018 di  Expo Kemayoran, Jakarta Pusat. 

Menurut Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, pameran yang merupakan kerja sama Kemhan dengan PT Napindo Media Ashatama ini adalah untuk kedelapan kalinya digelar. 

"Pameran kali ini mengambil tema 'Building Global Defence Partnerships to Secure the Future'," ujar Menhan dalam jumpa pers, Rabu (31/10/2018) di Jakarta, seraya menambahkan, pameran ini rencananya akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo. 

Kegiatan ini juga berbarengan dengan pameran kedirgantaraan dan helikopter, lndo Aerospace featuring lndo Helicopter 2018 Expo & Forum dan pameran kemaritiman lndo Marine 2018 Expo & Forum. 

Menurut Ryamizard, lndo Defence 2018 Expo & Forum merupakan ajang promosi bagi produsen peralatan pertahanan dan keamanan internasional yang digelar dua tahun sekali sebagai wadah untuk memperkuat kapasitas industri pertahanan lokal dengan cara membangun kemitraan dengan pihak asing. 

Penyelenggaraan lndo Defence 2018 Expo & Forum adalah bagian dari konsep diplomasi pertahanan Indonesia untuk meningkatkan interdependensi demi mencapai perdamaian dan kemakmuran dunia, serta dapat dijadikan sebagai media komunikasi dan infomasi yang efektif untuk menjalin kontak bisnis dan transfer teknologi, yang pada akhirnya akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perkembangan industri pertahanan dan keamanan di Indonesia. 

Pameran tahun ini akan diikuti oleh 867 peserta pameran dari 59 negara. Puluhan negara sahabat akan mengirimkan Official Delegation untuk menyaksikan pameran internasional ini, antara lain Malaysia, Australia, Yunani, Jepang, Fiji, Belarus, Arab Saudi, Slovakia dan Uni Emirat Arab. 

Total 30 negara paviliun yang telah mengkonfirmasi keikutsertaannya tahun ini dan terdapat paviliun khusus antara lain UAV, MRO, Defence Security dan First Time exhibitor zone. 

Sedangkan, perusahaan asing yang akan memamerkan produknya antara lain Rheinmetal, SAAB, Lockheed Martin, KAI, FN Herstal, Beretta, Excalibur. SVOS, Nexter, Reutech. Turkish Aerospace Industries, Inc., Polish Armanent Group/PGZ dan sebagainya.

Sejumlah perusahaan industri pertahanan dalam negeri baik milik pemerintah maupun swasta juga akan turut serta dalam pameran antara lain PT Dirgantara Indonesia, PT Pmdad, PT PAL Indonesia. PT Len. PT Dahana, PT Sritex, Infoglobal, Bhimasena Group, PT Sentra Surya Ekayaya, PT Ridho Agung dan yang lainnya. Selain itu, ada pula dari instansi pemerintah. perguruan tinggi dan media. 

Melalui skenario live demonstration, kesempatan ajang pameran ini akan digunakan oleh PT Pindad diikuti dengan PT Saba Wijaya, PT Sri Rejeki lsman, PT Sentra Surya Ekajaya (SSE). PT Cakra Tunggal Dharma, PT Sport Glove lndonesia, PT Promatra Nusantara (Rudy ProleCt lndonesia), PT Motorola Solutions Indonesia, PT Mandira Jaya Abadi (MIA Tech) dan didukung penuh oleh Kostrad Batalyon lntai & Tempur untuk memberikan pemahaman mengenai keunggulan alat-alat pertahanan hasil produksi dalam negeri kepada seluruh pengunjung. (wan

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda