sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Agraria

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Sukseskan TMMD 103 Depok, Warga Antusias Bantu Anggota TNI

Anggota TNI bersinergi bersama anggota Polri dan aparatur PNS Kota Depok  bahu membahu kerjakan sasaran TMMD 103 Kota Depok.

Depok, Larast Post - Kegiatan fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 di Depok menyasar Jalan Lembah Griya di RW 9, Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Depok.

Sejak 16 Oktober lalu, puluhan anggota TNI Satgas TMMD ke 103, bersama warga sekitar bahu membahu melakukan pengaspalan jalan dan pengerasan jalan sepanjang 200 meter.

Bahkan, pasangan suami istri Suhud (52) dan Nuryati (44) yang rumahnya berada di bagian sisi jalan yang menyempit, dengan ikhlas merelakan sedikit lahan teras rumahnya menjadi jalan umum yang dibeton.

Karenanya teras tembok setinggi setengah meter di samping rumah itu, penghuni rumah pun merelakan untuk dibongkar guna pelebaran jalan.

Ternyata tak hanya itu, selain merelakan rumahnya dibongkar dukungan Suhud dan keluarga terhadap giat TMMD 103 Depok, mereka juga mengizinkan rumahnya dipakai sebagai tempat menginap sekitar 21 anggota TNI Satgas TMMD, selama sebulan ke depan.

Rumah yang sederhana namun asri membuat anggota Satgas TMMD 103 Depok betah selama menginap di sana.

Untuk itu pula, Nuryati menjadi super sibuk karena harus memasak makanan dan mempersiapkan minuman bagi puluhan anggota Satgas TMMD yang menginap di rumahya. 

Meski anggaran bahan makanan ditanggung TNI, Nuryati bersama ibu lain warga sekitar secara sukarela menyediakan makanan dan minuman pada anggota Satgasmulai pagi, siang hingga malam hari.

"Lumayan jadi sibuk sih, tapi senang bisa berperan bantu anggota TNI yang bekerja," kata Nuryati, Kamis (18/10/2018) siang.

Dengan dibantu warga lainnya, ia menyiapkan santap siang bagi puluhan anggota TNI Satgas TMMD yang sejak pagi melakukan pengerasan jalan.

Untuk minggu pertama ini, kata Nuryati, ia menyiapkan menu favorit bumbu sambalado. Mulai dari ayam sambalado, ikan sambalado dan telur sambalado.

"Minggu ini semuanya serba sambalado, mulai ayam, ikan dan telur yang akan divariasi dengan sayurannya," kata Nuryati.

Sementara untuk pekan kedua, Nuryati akan meminta masukan dari para anggota Satgas TMMD yang menginap di rumahnya. "Semoga saya bisa penuhi kemauan mereka, supaya tetap semangat," akunya.

Menurut Nuryati dengan kehadiran para anggota TNI yang menginap di rumahnya, suasana malam yang biasanya sepi kini menjadi agak meriah.

"Kami senang sekali dengan kehadiran para anggota TNI di sini dan banyak pelajaran yang bisa kami ambil, terutama soal kedisiplinan," ucapnya.

Seperti diketahui satu dari dua sasaran pembangunan fisik kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 di Depok, adalah pengaspalan dan pengerasan Jalan Lembah Griya di RT 1, RW 9, Kelurahan Cipayung, Kecamatan, Cipayung, Depok.

Pengaspalan jalan dilakukan sepanjang 200 meter dengan lebar sekitar 2 sampai 3 meter. Namun nyatanya jalan yang Perumahan Lembah Griya dengan perkampungan atau pemukiman warga itu menyempit di satu titik di depan rumah warga.

Di sini, lebar jalan hanya menyisakan tak lebih dari satu meter, karena ada tembok pemisah antara lahan teras rumah Suhud, dengan jalan.

Meski begitu, ternyata Suhud dan Nuryati memberikan solusi sebagai bentuk dukungan dirinya atas giat TMMD ke 103 di Depok ini.

Puluhan anggota TNI berseragam yang suka rela dan bahu membahu dengan warga melakukan pengerasan dan perapihan jalan sejak 16 Oktober lalu, membuat mereka dengan ikhlas merelakan sebagian lahan yang menjadi teras rumahnya dijadikan jalan umum.

Bahkan Suhud yang bekerja sebagai PNS di Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI itu juga mempersilakan petugas Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke 103 di Depok membongkar tembok pemisah lahan terasnya dengan jalan, setinggi sekitar setengah meter.

Lahan teras miliknya yang dipakai dan direlakan menjadi jalan umum adalah seluas sekitar 1,5 meter X 6 meter. Karenanya pohon jambu bangkok miliknya yang ada di lahan itu juga mesti ditebang.

"Kami sekeluarga ikhlas memberikan lahan kami menjadi jalan umum untuk dibeton pada program TMMD. Ini demi kepentingan umum, dan sebenarnya membuat akses jalan di depan rumah kami menjadi lebih lebar dan tak menyempit lagi," kata Nuryati bersahaja di rumahnya, Kamis (18/10/2018).

Ia mengaku sudah membicarakan ini dengan suaminya serta keluarga yakni anak-anaknya. Semuanya kata dia sepakat untuk memberikan sedikit lahan teras rumah mereka menjadi jalan umum.

"Sehingga kedepan mobil bisa masuk atau lewat depan rumah kami dan pastinya makin menguntungkan warga. Kalau kami tidak mau relakan lahan jadi jalan, tentunya jalan di sini aksesnya sangat terbatas sekali dan hanya untuk motor saja," tandasnya.(her, egi, sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda