sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Agraria

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Peristiwa

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

INFO BOLA

» » TMMD 103 Depok Berikan Penyuluhan Tentang Dampak Buruk KDRT

Penyuluhan dampak buruk KDRT pada giat sasaran non fisik giat TMMD 103 Depok.

Depok, Larast Post - Giat TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 di Depok dengan sasaran non fisik berikan penyuluhan kepada tentang KDRT kepada puluhan warga Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Rabu (31/10).

Penyuluhan yang bertemakan Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) yang digelar di aula Kantor Kelurahan Pancoran Mas, Depok.

Pada kesempatan itu hadir sebagai Narasumber anggota tim Intelijen Kejaksaan Negeri Depok, Siswatiningsih.

Siswatingsih dalam paparannya menjelaskan, sejumlah dampak buruk akibat terjadinya KDRT dalam keluarga. 

"Diantaranya perasaan rendah diri, malu dan pasif, gangguan kesehatan mental, mengalami sakit serius, cacat permanen, serta gangguan kesehatan seksual," kata dia.

Sementara dampak pada anak tambah Siswatingsih adalah bisa  mengembangkan perilaku agresif dan pendendam, ketakutan, gangguan kesehatan, serta cacat mental.

"Dengan dampak yang sangat buruk tersebut, diperlukan adanya kesadaran yang sangat tinggi dari pasangam suami istri dalam keluarga. Mesti dipahami bahwa seberat apapun masalah dalam keluarga dan hubungan setiap orang di dalamnya, jangan pernah gunakan kekerasan," ucap Siswatiningsih.

Sebab hal itu kata dia tidak akan menyelesaikan masalah dan justru berpotensi memperberat masalah.

Sehingga kata dia kemampuan mengontrol diri sangat diperlukan. "Selain kesadaran bahwa dampaknya sangat fatal dan tidak menyelesaikan masalah," ucapnya lagi.

Dengan penyuluhan ini, ia berharap kasus KDRT di wilayah Pancoran Mas khususnya dan di Depok secara umum tidak akan ada lagi atau paling tidak berkurang.

Sementara itu, pengawas giat non fisik TMMD ke 103, Kapten Arm Erwin Syahputra mengatakan tujuan dilaksanakannya penyuluhan ini agar warga lebih memahami seputar Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) serta dampak dan bagaimana cara mengatasinya. 

Sebab kata dia, bukan tidak mungkin KDRT terjadi pada keluarga-keluarga di Depok.

"Bukan tidak mungkin ada kasus KDRT ditengah masyarakat. Sebab dalam banyak kasus dimana isteri atau anak menjadi korban, mereka menutupinya. Karena takut akan ditinggalkan suami atau ayanhya tersebut, atau tak diberi nafkah materi lagi," ujar Erwin.

Karenanya, Erwin menyebutkan penyuluhan ini sangat tepat diberikan ke masyarakat.

"Harapan kami dengan penyuluhan ini, warga benar-benar menerapkannya sehingga tercipta keluarga yang sakinah dan mawadah. Sehingga KDRT tidak akan terjadi lagi," pungkas Erwin. (her, egi, sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda