sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Agraria

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » TMMD di Depok Berikan Penyuluhan Ketahanan Keluarga

Sasaran non fisik TMMD 103 Depok di Pancoranmas, Depok.
Depok, Larast Post - Giat TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 di Depok, memberikan penyuluhan peningkatan ketahanan keluarga kepada 55 warga yang ada di Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Senin (5/11).

Penyuluhan diberikan Wulandari Eka Sari, petugas dari Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok.

Dalam paparannya Wulandari menjelaskan pentingnya membangun keluarga harmonis yang harus dipahami antara suami dan istri.

Sebab hal itu merupakan salah satu faktor utama dalam terciptanya ketahanan dan kesejahteraan keluarga.

"Jadi ketahanan keluarga bukan hanya harus dipahami oleh kaum perempuan atau istri. Namun, juga oleh para bapak, termasuk anak-anaknya. Dengan demikian, dalam keluarga tersebut, tercipta satu konsep berpikir yang sama  tentang keluarga harmonis," kata Wulandari.

Ia mengatakan peningkatan ketahanan keluarga di dalam pembangunan berkeluarga akan mampu menghadapi berbagai tantangan dalam menuju keluarga yang sejahtera.

"Peran ayah dan ibu yang setara untuk melindungi dan memenuhi kebutuhan di dalam keluarga, juga merupakan bagian yang sangat penting dari landasan ketahanan keluarga." kata dia.

Di sini katanya sangat tampak bahwa dalam keluarga modern, peran suami dan istri memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam memenuhi kebutuhan keluarga, baik materi maupun bimbingan mental dan psikologis.

Sementara itu, pengawas kegiatan sasaran non fisik TMMD ke-103 Kodim Depok, Sertu Tedy Cahyadi menilai, pembinaan peningkatan ketahanan terhadap para keluarga merupakan langkah nyata mewujudkan visi Kota Depok unggul, nyaman, dan religius.

“Para peserta yang mengikuti penyuluhan ini, diharapkan bisa mengimplementasikan di kehidupan masing-masing. Menciptakan kondisi keluarga yang harmonis, sehingga berdampak terhadap prestasi anak-anak dan tingkat keimanannya,” kata Tedy. (her, egi, sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda