sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukrim

Peristiwa

Laras Jatim

Agraria

LARAS JATENG

Olah Raga

LARAS JABAR

Bisnis

Pernak Pernik

» » Hadapi Libur Natal & Tahun Baru, Tim Posko Nasional ESDM Dibentuk


Jakarta,  Larast Post - Menghadapi libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah melakukan berbagai persiapan terkait penyediaan dan pengamanan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Demikian ditegaskan Kepala BPH Migas M.  Fanshurullah Asa, saat jumpa pers di kantor BPH Migas,  Jakarta, Selasa (11/12/2018).

Untuk itu, dia mengakui,  telah dibentuk Tim Posko Nasional Energi dan Sumber Daya Mineral sesuai Keputusan Menteri ESDM No… K/06/MEM/2018/Desember 2018 dengan Kepala BPH Migas ditunjuk sebagai Penanggung jawab/Ketua Posko Nasional 
Sektor ESDM.

Tim Posko Nasional tersebut terdiri dari;  

1. Unit eselon I di Kementerian ESDM yang membidangi sektor energi BBM,Gas, Listrik dan Geologi yaitu BPH Migas, Sekretariat Jenderal (Biro Perencanaan, Biro Komunikasi 
Layanan Informasi Publik dan Kerjasama, Pusat Data dan Teknologi Informasi/Pusdatin), 
Ditjen Migas, Ditjen Ketenagalistrikan, Badan Geologi, Staff Khusus Menteri ESDM Bidang Komunikasi dan Staff Khusus Menteri ESDM Bidang Polhukam.

2. Badan Usaha di bidang penyediaan BBM, Gas, dan Listrik yaitu PT. Pertamina (Persero), PT. AKR Corporindo Tbk.PT. PLN (Persero), PT. PGN (Persero), dan PT. Pertagas Niaga.

Dalam pelaksanaannya, Tim Posko Nasional Sektor ESDM juga melibatkan dan bekerja sama 
dengan; 

1. Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) yaitu Korps Lalu Lintas Polri & Biro Pembinaan Operasional Bareskrim Polri.

2. Kementerian Perhubungan yaitu Ditjen Perhubungan Darat, Ditjen Perhubungan Laut, Ditjen Perhubungan Udara, dan Perkeretaapian.

3. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) yaitu Ditjen Bina Marga dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

4. Badan Usaha Niaga Umum BBM seperti PT. Shell Indonesia, PT. Vivo Energi Indonesia, PT. Total Oil Indonesia, PT. Exxon Desember

Sementara, tugas Tim Posko Nasional Sektor ESDM, sambung Fanshurullah, meliputi;  Pertama, melakukan pengumpulan/Inventarisasi data lapangan mengenai data fasilitas penyediaan dan pendistribusian BBM, Gas dan Listrik milik Badan Usaha, jalur transportasi penyediaan dan pendistribusian BBM, jalur penyediaan dan pendistribusian Gas dan Listrik, evaluasi dampak yang ditimbulkan jika terjadi kelangkaan pasokan BBM, Gas dan Listrik, dan Potensi Daerah Rawan Bencana Alam.

Kedua, melakukan koordinasi dan pengawasan ke lapangan terhadap fasilitas penyediaan dan pendistribusian BBM, Gas dan Listrik dan Daerah Rawan Bencana serta titik konsentrasi Natal seperti di wilayah Sumatera Utara, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara 
Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua. Sedangkan titik jalur wisata meliputi Kota Bukittinggi, Pangkal Pinang, Anyer, Puncak – Bogor, Lembang-Bandung, Jogjakarta, Malang, Bali dan Bunaken – Manado.

Ketiga, melakukan evaluasi hasil koordinasi pengawasan mengenai penyediaan dan pendistribusian BBM, Gas, Listrik dan kebencanaan Geologi.

Keempat, melakukan penyusunan rekomendasi aksi tanggap darurat penanganan kelangkaan pasokan BBM, Gas, Listrik dan penanganan Bencana Alam. Kelima, menyusun laporan hasil pelaksanaan kegiatan.

Periode Pelaksanaan Posko Nasional Sektor ESDM Menghadapi Hari Raya Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 akan berlansung selama 22 hari yaitu sejak 18 Desember 2018 hingga 8 Januari 2019 yang terbagi dalam 2 shift yaitu shift I puluk 09.00 s.d 14.00 WIB dan shift II pukul 14.00 s.d 19.00 WIB. Lokasi Posko berada di Ruang Rapat Lounge Lantai Ground Gedung 
BPH Migas, Jl. Kapten P. Tendean No. 28 Jakarta Selatan. (wan

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda