sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Ekbis

Pernak Pernik

Selebrity

» » Bupati Jayawijaya: Tak ada Kompromi Bagi Pelaku Penjual Miras Ilegal

Bupati Jayawijaya saat memimpin langsung razia terhadap pelaku penjual miras ilegal.
Jayawijaya, Larast Post - Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE.M.Si menegaskan kepada seluruh pelaku penjual minuman keras lokal yang ada di Wilayah Kabupaten Jayawijaya bahwa Pemerintah daerah bersama Muspida tidak akan kompromi terhadap para penjual minuman keras lokal.

Hal itu disampaikan Bupati Kabupaten Jayawijaya saat di dampingi Dandim dan Kapolres Jayawijaya usai melakukan Razia Minuman Keras Lokal, di lima titik dalam Kota Wamena, Rabu (2/1/2019).

Operasi tersebut dilakukan tim Gabungan yang terdiri dari satuan Kepolisin, TNI dan Satpol PP yang dilakukan sejak pukul 14.00 siang hingga pukul 9.00 malam WIT, yang dipimpin langsung Bupati Jayawijaya.

Dalam operasi tersebut, Tim Gabungan berhasil mengamankan sebanyak 23 buah ember berukuran 50 liter, delapan panci yang digunakan sebagai alat menyuling minuman, beberapa galon berisi balo (minuman lokal) dan Cap Tikus (CT) maupun botol-botol siap jual, serta minuman bermerek jenis Wisky dan Vodka.

Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE.M.Si memastikan, operasi yang dilakukan bersama dengan Muspida Jayawijaya tentunya untuk menunjukan kepada masyarakat Jayawijaya bahwa Muspida tidak akan bermain-main dan membiarkan minuman keras lokal dapat dijual dan beredar di Kabupaten Jayawijaya.

“Ini adalah komitmen bersama forum koordinasi pimpinan daerah untuk tidak ada kompromi soal pemberantasan peredaran minuman beralkohol di Jayawijaya," tegas Bupati. 

Bupati Jayawijaya menyebutkan, tim gabungan telah melakukan operasi sejak siang hari di 5 titik tempat berbeda dalam kota Wamena dan berhasil mengamankan sejumlah minnuman keras bahwa ada juga senta tajam.

Kepada kios-kios yang mencoba dan berani menjual dan memproduksi minuman keras, Bupati menegaskan tidak akan segan-segan memberikan teguran keras bahkan sampai mencabut surat ijin berusaha.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Yan Pieter Reba, SE.M.Si memastikan, bagi para pelaku penjual minuman keras akan diproses dengan tegas secara hukum yang berlaku dan untuk hal itu dirinya akan berkoordinasi dengan kejaksaan dan pengadilan terhadap pelaku-pelaku pembuat dan pengedar minuman beralkohol yang telah ditangkap dan diamankan di Polres Jayawijaya.

“Kami akan koordinasi agar hukumannya dikenakan sesuai dengan Perda tentang larangan peredaran miras di Jayawijaya, atau mungkin yang lebih berat dengan undang-undang pangan, sehingga para pelaku ini tidak hanya kena tipiring yang masuk dua tiga bulan lalu bayar denda lalu keluar,” tandas Kapolres Jayawijaya.(maslim)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda