sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Agraria

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Peristiwa

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

INFO BOLA

» » Capaian Kinerja Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tahun 2018

Press Gathering Capaian Kinerja Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tahun 2018, di Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Jl. RE. Martadinata No. 54.

Bandung, Laras Post -  Kejaksaan Tinggi Jawa Barat telah melaksanakan kegiatan press gathering bersama rekan-rekan media local Jawa Barat baik media cetak maupun media elektronik dalam rangka menyampaikan capaian kinerja Kejaksaan Tinggi Jawa Barat selama tahun 2018. di Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Jl. RE. Martadinata No. 54, pada Senin tanggal 31 Desember 2018.

Adapun capaian kinerja yang berhasil dicapai adalah sebagai berikut:

1. Bidang Pembinaan
Sepanjang tahun 2018, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat telah melakukan penyerapan anggaran sebesar Rp 60.375.050.482,- (enam puluh milyar tiga ratus tujuh puluh lima juta lima puluh ribu empat ratus delapan puluh dua rupiah) atau sebesar 93,34 % dari total anggaran yang tersedia sebesar Rp 64.679.885.000,- (enam puluh empat milyar enam ratus tujuh puluh sembilan juta delapan ratus delapan puluh lima ribu rupiah). Sedangkan untuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 66.757.503.804,- (enam puluh enam milyar tujuh ratus lima puluh tujuh juta lima ratus tiga delapan ratus empat rupiah) dari target penerimaan sebesar Rp 13.139.418.000,- atau sebesar 508,07 %.

2. Bidang Intelijen
a. Kegiatan Penerangan hukum : 46 kegiatan dengan jumlah peserta 4.353 orang;
b. Kegiatan Penyuluhan Hukum: 32 kegiatan dengan jumlah peserta 1.936 orang;
c. Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah: 67 kegiatan dengan jumlah peserta 10.865 siswa;
d. Program Jaksa Menyapa: 28 kegiatan;
e. Program Jaksa Sahabat Guru: 26 kegiatan;
f. Melaksanakan kegiatan Penyelidikan dengan jumlah LID 3 perkara dan diselesaikan 1  perkara dan sisa 2 perkara;
g. Kegiatan Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem): 4 kegiatan;
h. Program Tabur 31.1 (tangkap buron): 13 DPO;
i. Kegiatan pencegahan keluar negeri (Cegah Tangkal) terdiri dari 16 orang antara lain cegah baru 16 orang perpanjangan cegah 0 orang;
j. Melaksanakan kegiatan pelacakan aset di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat sebanyak 2 kali kegiatan (sampai saat ini masih dalam proses), dan Kejaksaan Negeri se-Jawa Barat telah dilaksanakan sebanyak 31 kegiatan;
k. Kegiatan TP4D (Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan): 

Sepanjang tahun 2018, Tim TP4D Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri se-Jawa Barat telah melakukan kegiatan pengawalan dan pengamanan sebanyak 973 kegiatan di 141 instansi, dengan nilai pengawalan dan pengamanan sebesar Rp 74.803.285.006.172,- (tujuh puluh empat triliun delapan ratus tiga milyar dua ratus delapan puluh lima juta enam ribu seratus tujuh puluh dua rupiah). Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dilakukan pengawalan dan pengamanan, di antaranya:
1. Pengawalan dan pengamanan pekerjaan pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung oleh PT. PSBI (Pilar Sinergi BUMN Indonesia);
2. Pengawalan dan pengamanan pekerjaan pembangunan Bendungan Leuwi Keris;
3. Pengawalan dan pengamanan pekerjaan pembangunan Bendungan Sadawarna.

3. Bidang Tindak Pidana Umum
Sepanjang tahun 2018, Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri se-Jawa Barat telah menerima sebanyak 15.581 SPDP di mana dari keseluruhan jumlah tersebut yang dilanjutkan dengan penerimaan berkas perkara tahap pertama sebanyak 13.094 perkara dan diselesaikan sebanyak 10.235 perkara yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Tahap dua sebanyak 12.079 perkara. Sedangkan berkas perkara yang masuk ke tahap penuntutan yakni sebanyak 10.171 perkara dan telah diselesaikan sebanyak 9.895 perkara. 

Dari jumlah perkara tindak pidana yang disampaikan tersebut di atas, kasus yang paling banyak ditangani yakni kasus tindak pidana Narkotika yakni sebanyak 2.028 perkara narkoba dan 56 perkara psikotropika, kasus penggelapan sebanyak  672 perkara dan kasus perlindungan anak sebanyak 457 perkara.

Perkara-perkara yang menarik perhatian publik yang telah ditanganani oleh Kejaksaan se Jawa Barat selama tahun 2018 antara lain:
a. Perkara kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan mati a.n korban Haringga Sirilia (supporter klub sepakbola Persija Jakarta) yang terjadi pada hari Minggu tanggal 23 September 2018 di Gerbang Biru lapangan parkir Stadion Gelora Bandung Lautan Api Kota Bandung dengan tersangka sebanyak 13 (tiga belas) orang;
b. Perkara tindak pidana perlindungan anak dan pornografi yang terjadi pada bulan Mei tahun 2017 di Hotel Ideas Jl. Ibrahim Adjie Kiaracondong Kota Bandung dengan tersangka sebanyak 6 (enam) orang;
c. Tindak pidana informasi dan transaksi elektronik dengan tersangka Buni Yani.

4. Bidang Tindak Pidana Khusus
Sepanjang tahun 2018, Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri se-Jawa Barat telah menangani penyelidikan perkara korupsi sebanyak 55perkara, jumlah penyidikan sebanyak 42 perkara dan Jumlah penuntutan sebanyak 68 perkara dengan rincian 27 perkara berasal dari penyidik Kejaksaan dan 41 perkara berasal dari penyidik Kepolisian. Adapun jumlah perkara tindak pidana korupsi yang telah dilakukan eksekusi sebanyak 48 perkara. 

Penyelamatan keuangan negara sebesar Rp 11.153.152.485,- (sebelas milyar seratus lima puluh tiga juta seratus lima puluh dua ribu empat ratus delapan puluh lima rupiah) dan uang pengganti perkara tindak pidana korupsi yang berhasil dikembalikan ke kas negara sebesar Rp. 649.269.464,- (enam ratus empat puluh sembilan juta dua ratus enam puluh sembilan ribu empat ratus enam puluh empat rupiah).

5. Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara
Selama tahun 2018, Bidang Datun Kejaksaan Tinggi Jawa Barat telah berhasil menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp 1.346.512.430.033 (satu triliun tiga ratus empat puluh enam milyar lima ratus dua belas juta empat ratus tiga puluh ribu tiga puluh tiga rupiah), dengan rincian sebagai berikut:
a. Uang pengganti yang berhasil ditagih: Rp 197.128.461,-
b. Pemulihan kekayaan/keuangan negara yang berhasil ditagih: Rp 27.446.339.860,-
c. Penyelamatan asset/keuangan negara: Rp 1.318.868.961.712,-
d. Penandatanganan MoU
Kejaksaan Tinggi Jawa Barat telah melakukan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) sebanyak 29 kegiatan dan Kejaksaan Negeri se-Jawa Barat sebanyak 65 kegiatan.

6. Bidang Pengawasan
Selama tahun 2018, Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat telah memproses dan menjatuhkan hukuman terhadap 25 orang pegawai baik pegawai tata usaha maupun jaksa yang terdiri dari 11 (sebelas) orang pegawai tata usaha dan 14 (empat belas) orang jaksa dengan jenis hukuman yang beragam yaitu hukuman ringan sebanyak 3 (tiga) orang, hukuman sedang sebanyak 10 (sepuluh) orang dan hukuman berat sebanyak 12 (dua belas) orang. 

Demikian Press Release yang di share Kasi Penkum. (desmanjon)


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda