sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Agraria

Peristiwa

Hukrim

LARAS JATENG

Laras Jatim

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

INFO BOLA

» » Danlanud Suryadarma Pimpin Apel Khusus Awal Tahun 2019

Komandan Lanud Suryadarma Saat Memimpin Apel Khusus Awal Tahun 2019 Dilapangan Dirgantara Lanud Suryadarma
Subang, Larast Post - Segenap anggota Lanud Suryadarma dan Kompi Senapan C Yonko 461 Paskhas melaksanakan Apel Khusus awal Tahun 2019, yang dilaksanakan di lapangan Dirgantara Lanud Suryadarma Kalijati, Subang, Rabu (2/1/2019). Bertindak sebagai pimpinan apel tersebut Komandan Lanud Suryadarma Marsma TNI T. Sembiring Meliala dan dihadiri oleh Komandan Wing 8 Kolonel Pnb Suliono dan Para Pejabat dari Lanud Suryadarma.

Dalam amanatnya Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau). yang disampaikan oleh Komandan Lanud Suryadarma mengatakan, bahwa keberhasilan TNI Angkatan Udara mencapai kondisi “zero accident” pada tahun 2018. Merupakan bukti Prestasi keberhasilan kita dalam menjauhkan diri dan organisasi dari perilaku yang tidak profesional, seperti unsafe action dan unsafe condition. 

“Namun saya perlu ingatkan kepada seluruh jajaran TNI Angkatan Udara, bahwa pencapaian zero accident pada tahun 2018 bukanlah puncak akhir dari program “road to zero accident” yang menjadi komitmen jangka panjang kita bersama. Kondisi zero accident pada tahun 2018 hanyalah penggalan dari perjalanan panjang, untuk menjadikan safety culture sebagai budaya kerja TNI Angkatan Udara. Budaya safety harus menjadi landasan doktrinal yang menuntun cara berfikir, ucapan, dan tindakan semua insan TNI Angkatan Udara dalam sepanjang pengabdiannya”,jelas Kasau.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa sebagai salah satu komponen pertahanan negara. Kekuatan TNI Angkatan Udara harus terus tumbuh dan berkembang agar mampu mengantisipasi perubahan lingkungan strategis dan kontinjensi ancaman udara. Maka, modernisasi kekuatan TNI Angkatan udara terus dilakukan melalui program pembangunan kekuatan pokok minimum atau Minimum Essential Force (MEF) TNI Angkatan Udara yang ditargetkan selesai pada tahun 2024. “Dalam rangka kelanjutan proses pembangunan minimum essential force atau MEF Angkatan Udara, maka tugas berat sudah menanti di tahun 2019. Tahun 2019 adalah akhir dari program pembangunan MEF tahap II yang berlangsung pada periode tahun 2015- 2019, sekaligus awal MEF tahap III atau tahap terakhir yang akan berlangsung pada periode tahun 2020-2024”,ungkapnya.

Kasau juga menyampaikan, terkait perkembangan situasi dalam negeri yang masih dihiasi berbagai permasalahan menonjol seperti bencana alam, gerakan separatis, terorisme, konflik horizontal dan berbagai masalah sosial lain. Seluruh jajaran harus memperhatikan dengan cermat dan harus ”siap operasi” jika diperlukan untuk menghadapi setiap kondisi darurat. Segala kendala, masalah dan keterbatasan, sudah harus diantisipasi sejak awal tahun, sehingga memudahkan pengambilan keputusan saat kontijensi terjadi. Potensi kerawanan keamanan sudah bisa dipastikan menjadi lebih serius menjelang pemilu bulan april 2019 nanti. 

“Terkait hal ini, saya minta semua jajaran agar waspada, menjaga diri dan menahan diri, selama pesta demokrasi berlangsung. Saya instruksikan agar semua anggota mempelajari lagi ”buku saku netralitas TNI dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Jangan pernah ragu-ragu apalagi tidak mengerti komitmen netralitas TNI. Ingat, prajurit tidak boleh menjadi alat suatu golongan atau orang, siapapun juga. Jangan pernah sekali-sekali terlibat dalam kegiatan politik praktis apapun bentuknya”,pinta Kasau.

Pada kesempatan itu juga Kasau juga menjelaskan bahwa untuk memulai program kerja tahun 2019, saya ingin mengajak seluruh jajaran untuk menyatukan hati, pikiran dan perbuatan, agar sepenuhnya tercurah kembali kepada TNI Angkatan Udara. 

“Mari kita perbaiki segala sesuatu yang belum optimal di tahun 2018, karena kita punya banyak waktu dan kesempatan selama setahun mendatang. Saya titipkan tiga kata sebagai modalitas kerja di tahun 2019, yaitu ”profesional, militan dan inovatif”. Mari bekerja profesional, karena perilaku luhur ini akan menjadikan TNI Angkatan udara mampu menjalankan tugas- tugasnya secara optimal. Mari bekerja militan, yakni melaksanakan setiap tugas dengan serius, semangat tinggi dan tidak ada kata menyerah untuk mengejar ketertinggalan”,harapnya. (sodikin)





«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda