sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Agraria

Peristiwa

Hukrim

LARAS JATENG

Laras Jatim

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Pemerintah Siapkan Rp975 Miliar Untuk Bank Mikro Nelayan

Presiden Jokowi foto bersama perwakilan nelayan di halaman Istana Negara, Jakarta, Selasa (22/1/2019)
Jakarta, Laras Post – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah menargetkan bisa menyalurkan Rp975 miliar untuk bank mikro nelayan. Namun sejauh ini yang tersalur baru Rp132 miliar.

“Jadi masih jauh sekali,” ujarnya saat bersilaturahmi dengan sekitar 300 nelayan dari  seluruh Indonesia, pada Selasa (22/1/2019) siang, di Istana Negara, Jakarta. 

Para nelayan yang bersilaturahmi dengan Presiden Jokowi itu termasuk pembudi daya ikan, pengolah ikan, pedagang, pembuat jaring ikan, dan unsur nelayan lainnya.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi juga meminta meminta para nelayan agar memanfaatkan bank mikro nelayan untuk modal kerja atau modal investasi. “Tolong ini dimanfaatkan. Tapi ya kalau sudah ngambil ya ngangsur, nyicil. Harus itu,” tegasnya.

Menurut Kepala Negara, bunga yang ada di bank mikro nelayan ini juga sangat kompetitif, hanya 3%, jumlah yang kecil sekali. “Jadi manfaatkanlah bank mikro nelayan ini sebaik-baiknya. Tapi gunakan untuk usaha, gunakan untuk modal kerja, gunakan untuk mudah investasi, gunakan. Ini memang disiapkan untuk para nelayan. Bunganya sangat murah sekali, 3%, murah sekali,” tuturnya.

Namun Presiden Jokowi mengingatkan, jika pinjam misalnya Rp300 juta, yang  Rp150 juta jangan untuk beli mobil. Atau dapat Rp30 juta, Rp15 juta untuk beli motor.  “Hati-hati yang namanya pinjam itu hati-hati. Ada konsekuensi untuk mengangsur, untuk mencicil,” pesannya.

Presiden juga menyampaikan, bahwa pemerintah akan mengembangkan bank mikro ini supaya semakin besar. “Di pesantren itu punya bank wakaf mikro. Nelayan punya bank mikro nelayan. Gunakan. Sangat sayang kalau ini tidak dimanfaatkan,” tegas Presiden seraya menambahkan, apalagi untuk budidaya mestinya ini bisa digunakan, karena jika bunga 3% sangat murah sekali .

Demikian juga untuk industri-industri, pengolah ikan, pedagang-pedagang yang ada, Presiden Jokowi mengimbau agar memanfaatkan bank mikro nelayan.

Asuransi Nelayan

Mengenai asuransi nelayan sebagaimana disampaikan perwakilan nelayan Iin Rohimin, Presiden Jokowi memerintahkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti untuk ditingkatkan terus, sehingga yang dapat asuransi semakin banyak.

“Bapak ibu ini berada pada pekerjaan yang memiliki resiko yang tinggi. Apalagi sekarang yang namanya cuaca itu tidak bisa dihitung, enggak bisa diprediksi,” terangnya.

Tenggelamkan 488 Kapal

Pada kesempatan itu Presiden Jokowi juga mengungkapkan, sejak 2014 pemerintah sudah menenggelamkan 488 kapal yang terlibat pencurian ikan atau illegal fishing. 

Untuk itu, Presiden berharap produksi ikan tangkap para nelayan juga bisa naik. “Dari angka-angka yang kita dapatkan ya memang naik, tapi mestinya bisa naik drastis karena 7.000 kapal ilegal yang biasanya lalu lalang di seluruh perairan kita ini, sekarang sudah betul-betul dapat dihilangkan, dikurangi sangat banyak sekali,” ujar Presiden.

Hadir dalam kesempatan itu antara lain Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki. (her, sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda