sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukrim

Peristiwa

Laras Jatim

Agraria

LARAS JATENG

Olah Raga

LARAS JABAR

Bisnis

Pernak Pernik

» » Penertiban Penambang Pasir Ilegal, Dua Mesin Sedot Disita.

Petugas dari dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah Cabang Serayu Tengah dan Polres Purbalingga saat melakukan penertiban penambangan ilegal dan menyita dua mesin sedot, di sungai Kacangan Desa Lamuk, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga, Senin (14/01).
Purbalingga, Larast Post - Petugas gabungan dari dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah Cabang Serayu Tengah dan Polres Purbalingga melakukan penertiban penambangan ilegal di sungai Kacangan Desa Lamuk, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga, Senin (14/01).

Dalam penertiban petugas langsung mendatangi lokasi penambangan pasir yang mengunakan mesin penyedot. Diduga tambang tersebut sudah beroperasi kurang lebih selama 2 tahun. Mesin sedot pasir diketahui milik Toha, Diran dan Sutikno warga setempat.

Kasi Geologi Dan Mineral Dinas ESDM Cabang Serayu Tengah Pambudi mengatakan, pihaknya melakukan penertiban terhadap penambangan pasir yang menggunakan alat sedot ilegal. Karena pihak ESDM tidak pernah mengeluarkan izin untuk jenis tambang pasir tersebut.

"Dari segi perizinan sudah menyalahi. Tambang menggunakan mesin sedot tidak bisa dizinkan, karena berdampak besar terhadap lingkungan. Itulah mengapa, perlu secepatnya dilakukan penertiban," katanya.

Dari pantauan di lapangan, dinding sungai sudah mulai mengalami erosi. Pihaknya juga tidak akan berhenti melakukan penertiban terhadap penambangan pasir ilegal lainnya yang beroperasi di sejumlah wilayah di Kabupaten Purbalingga. 

"Sementara, dua mesin sedot disita dan sepenuhnya kewenangan kepolisian, karena ini termasuk tindak pidana. Jadi proses selanjutnya ada di kepolisian. Tugas kami selanjutnya adalah melakukan pembinaan terhadap para penambang pasir tersebut untuk tidak lagi melakukan aktivitas serupa," ucapnya. (Agus. P)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda