sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Agraria

Peristiwa

Hukrim

LARAS JATENG

Laras Jatim

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Presiden Jokowi Serahkan 3.000 Sertifikat Warga di Jakarta Pusat

Presiden Joko Widodo ketika menyampaikan sambutan dalam acara penyerahan sertifikat hak atas tanah, di lapangan bola Arcici, Rawasari, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (26/01).
Jakarta, Laras Post - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan langsung 3.000 sertifikat hak atas tanah kepada warga dari 44 kelurahan di Kota Administrasi Jakarta Pusat. Penyerahan berlangsung di lapangan bola Arcici, Rawasari, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (26/01). 

Presiden mengatakan, berdasarkan keluhan-keluhan yang didengarnya langsung, dirinya mendesak Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk meningkatkan pelayanan. Bila bertahun-tahun sebelumnya  BPN hanya dapat menerbitkan 400 hingga 500 ribu sertifikat tiap tahunnya, mulai tahun 2017 lalu Presiden meminta agar 5 juta sertifikat dapat diterbitkan.

Presiden Joko Widodo ketika menyerahkan sertifikat hak atas tanah kepada warga.
"Kenapa ini diberikan dan dipercepat? Karena setiap saya masuk ke kampung yang masuk di telinga saya ini urusan sengketa tanah. Tidak hanya di Jakarta tapi di seluruh Indonesia yang berpuluh-puluh tahun masalah ini tidak diselesaikan," kata Presiden dalam sambutannya.

Tiap tahunnya, target tersebut selalu dinaikkan. Tiap dinaikkan itu pula, jajaran terkait sukses melampui target tersebut.

Warga mengangkat sertifikat yang telah di serahkan oleh Presiden.
"Artinya apa? Nyatanya kita ini bisa melakukan itu. Mempercepat urusan ini bisa. Kenapa enggak dilakukan dulu-dulu? Karena enggak diberi target," tuturnya.

Untuk diketahui, di Jakarta Pusat diperkirakan terdapat 149.323 bidang tanah, sampai dengan akhir tahun 2018 bidang tanah yang sudah bersertifikat sebanyak 139.444 bidang (93,38 persen) dan belum bersertifikat 9.879 bidang (6,62 persen), dan ditargetkan pada tahun 2019 seluruh bidang tanah di Jakarta Pusat telah bersertifikat.

Presiden Joko Widodo di dampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.
Sementara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasiinal RI., Sofyan Djalil, dalam kesempatan itu mengatakan, "BPN berjanji seluruh tanah di Jakarta Pusat akan terdaftar tahun ini," kata Sofyan Djalil, dalam laporannya.

Turut hadir mendampingi Presiden, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. (Her/sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda