sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukrim

Peristiwa

Agraria

LARAS JATENG

Laras Jatim

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Presiden Tinjau Reaktivasi Jalur Kereta Cibatu-Garut

Presiden Joko Widodo ketika meninjau panel informasi mengenai rencana pengerjaan proyek reaktivasi jalur kereta api Stasiun Cibatu-Garut-Cikajang, Jumat (18/01).

Garut, Laras Post - Setibanya di Stasiun Cibatu setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 1,5 jam dengan kereta dari Stasiun Bandung, Presiden Joko Widodo meninjau panel reaktivasi jalur kereta api Stasiun Cibatu-Garut-Cikajang. Kepala Negara tampak memperhatikan sejumlah panel yang berisi informasi mengenai rencana pengerjaan proyek reaktivasi itu.

Reaktivasi jalur kereta api sepanjang kurang lebih 18 kilometer tersebut diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Jawa Barat, utamanya Kabupaten Garut yang memang memiliki produk-produk unggulan daerah.

Presiden Joko Widodo ketika meninjau reaktivasi kereta Cibatu-Garut-Cikajang.
"Memang akan dimulai reaktivasi jalur-jalur baru. Tidak hanya 1, tapi ada 4 yang akan segera dimulai termasuk nanti yang masuk ke kawasan-kawasan wisata," ujar Presiden di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jumat (18/01). 

Sepanjang perjalanan menuju Stasiun Cibatu, Presiden dan rombongan disuguhkan dengan pemandangan alam yang sangat memesona. Suasana dan pemandangan itulah yang dahulu juga disuguhkan kepada komedian Hollywood, Charlie Chaplin, yang diketahui pernah singgah di Stasiun Cibatu sebanyak dua kali.

"Charlie Chaplin dulu juga turun di Bandung kemudian naiknya ke sini dengan kereta api ke Garut juga sama sambil lihat kanan-kiri (pemandangan)," kata Presiden setengah bercanda.

Presiden Joko Widodo ketika menyapa warga yang ada di Stasiun.
"Dulu Charlie Chaplin pernah ke Garut. Ke sini, betul. Dua kali, karena melihat keindahan ini. Naiknya kereta api," tuturnya.

Saat ini, diketahui bahwa reaktivasi tersebut sedang memasuki tahap pembebasan lahan. Presiden Joko Widodo berharap agar proyek tersebut dapat diselesaikan dalam dua tahun mendatang.

"Untuk menumbuhkan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru terutama di kawasan-kawasan wisata," ujarnya menjelaskan pertimbangan pengaktifan kembali jalur kereta tersebut. (Her/sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda