sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Agraria

Peristiwa

Hukrim

LARAS JATENG

Laras Jatim

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Ibu Wagub Jabar, Resmikan Pelatihan Baju Baja Di Blanakan, Subang

Kades Blanakan Hj.Isnaeni (tengah) Poto Bersama Hj.Lina Marlina Ibu Wagub Jabar dan Ega Agustine Rosyadi Ibu Wabup Subang
Subang, Larast Post - Bertempat di Aula Kantor Desa Blanakan, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Istri Wakil Bupati Subang Ega Agustine Rosyadi.,S.Kep Ners. M.Kep, menghadiri kegiatan peresmian pelatihan Baju Baja(Bambu Juara Bambu Jawa Barat), Kamis (7/2/2019).

Kegiatan peresmian pelatihan Bambu Juara Bambu Jawa Barat ini, di ikuti oleh 3 kota / kabupaten diantaranya, Kota Bekasi, Kabupaten Subang dan Kabupaten Indramayu, yang di wakili oleh masing masing desanya. Adapun untuk Kabupaten Subang di wakili oleh Desa Blanakan, Desa Kalijati Timur dan Desa Ciasem Girang.

Selanjutnya secara langsung wakil Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat Hj. Lina Marlina Ruzhan, SE meresmikan pelatihan Baju Baja (Bambu Juara Bambu Jawa Barat), dilakukan juga penyematan tanda peserta perwakilan tiga Kota/Kabupaten, penyerahan penghargaan kepada sembilan desa, dan penyerahan cinderamata.
Ketua Program Baju Baja Oki Hikmawan Saat Memberikan Jam Tangan Dari Bahan Bambu, Kepada Ibu Wagub Jabar Hj.Lina Marlina

Ketua program Bambu Juara Bambu Jawa Barat (Baju Baja) Oki Hikmawan menyampaikan, saya berharap dengan di resmikannya pelatihan bambu juara bambu Jawa Barat ini, kita bisa menjaga seluruh bambu yang ada di sekitar kita dan bisa di manfaatkan lebih tepat lagi kegunaanya, salah satunya yaitu dengan membuat produk bambu tersebut bisa lebih bermanfaat untuk kita semua.

Hijau Lestari Indonesia (HLI) berupaya membudidayakan tanaman bambu, agar dimanfaatkan menjadi berbagai kerajinan. Selain itu, bambu juga bisa dimanfaatkan untuk berbagai alat rumah tangga, semisal sedotan.

Lebih lanjut dikatakan Oki, banyak perushaan besar dan tempat kuliner ingin penjualan yang biasanya sedotan pakai plastik dia minta dari bamboo yang secara ekonomi sangat berarti",terangnya Oki.

Sementara itu, Wakil TP PKK Provinsi Jawa Barat Hj. Lina Marlina Ruzhan, SE menyampaikan, Jawa Barat memang kaya dengan ragam jenis pohon bambu. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggagas program 100 Sesa kreatif dengan memanfaatkan pohon bambu agar punya nilai ekonomi.

Potensi bambu di Jawa Barat itu sangat luar biasa yang berada di wilayah kabupaten, wilayah pedesaan. Apalagi Jawa Barat curah hujannya sangat tinggi, berarti untuk tumbuhnya bambu juga sangat hebat",ujar Istri Wagub Jabar.

Lanjut Hj.Lina Marlina, Program 100 Desa Kreatif sesuai dengan tagline Jabar Juara Lahir Batin. Program tersebut akan menghadirkan upaya pemanfaatan potensi lokal sekaligus pelestariannya. Oleh karena itu, potensi yang besar ini harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat terutama masyarakat yang ada di pedesaan.

"Program 100 desa kreatif ini hasil kolaborasi Hijau Lestari Indonesia(HLI) dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat melalui Sawala Eco Villlage, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Jawa Barat, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat. Program 100 desa kreatif ini akan memberikan pelatihan pemanfaatan sekaligus budidaya pohon bambu dan pelatihan  melibatkan kaum muda.

Di Jawa Barat memiliki 56 jenis bambu hanya saja sampai dengan saat ini yang tersisa sebanyak 36 macam. Satu ekosistem hilang, dari 56 jenis bambu di Jawa Barat kami hanya menemukan 36 di lapangan. Bagaimana dengan bambu tutul, bagaimana dengan bambu duri yang sudah mulai hilang. Kemudian bambu ater asli Subang yang juga sudah mulai hampir punah",terang.

Berharap dalam kegiatan ini menjadi fondasi kemitraan antara pemerintahan provinsi jawa barat dengan pelaksana program, dalam mencapai tujuan bagian dalam pemberdayaan masyarakat dalam menuju Jabar juara lahir bathin, dalam menciptakan hidup yang baik serta pemberdayaan potensi desa bagi kehidupan kita semua",harapnya.

Selanjutnya istri Wakil Bupati di damping juga Kepala Desa Blanakan dan ketua program Bambu Juara Bambu Jawa Barat, mengunjungi ke Yayasan Baitul Athiq Blanakan merupakan salah satu tempat yang akan nanti menjadi salah satu bagian dari pengembangan bantuan dari Hijau Lestari Indonesia.

Dilanjutkan juga peninjauan ke Taman Pelangi Blanakan, merupakan kedepannya akan kami rapihkan untuk kita kembangkan kembali menjadi salah satu obyek wisata.

Dalam kegiatan ini turut hadir Asda 1, Camat Blanakan, Unsur Muspika Kecamatan Blanakan, Pengurus Anggota Hijau Lestari Indonesia dan seluruh peserta Pelatihan Bambu Juara Bambu Jawa Barat.(sodikin)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda