sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukrim

Peristiwa

Agraria

LARAS JATENG

Laras Jatim

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Kasau: Media Massa Berperan Penting Jaga Eksistensi Sebuah Institusi

Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna didampingi Kadispenau Marsma Novyan Samyoga.
Yogyakarta, Laras Post - Keberadaan media massa punya peran penting dalam menjaga eksistensi dan keberlangsungan sebuah institusi.

Hal tersebut dikatakan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, saat menggelar sambung rasa bersama awak media di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, Selasa (19/2).

Hadir pada kesempatan itu dihadiri jajaran pimpinan TNI AU Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Mersekal Pertama Novyan Samyoga, para Pemimpin Redaksi serta para jurnalis dari berbagai media cetak, elektronik dan siber. 

Diskusi sesi pertama.

Kasau menegaskan, bahwa Posisi strategis media massa sering dikaitkan dengan kemampuannya membangun citra positif  institusi, tidak terkecuali institusi TNI Angkatan Udara.

Kasau menyebutkan bahwa acara sambung rasa itu bertujuan mempererat silaturahmi dan komunikasi dengan media massa, karena bagi TNI AU, citra positif institusi merupakan hal penting dalam mendukung tugas-tugas TNI AU.

“Saya melihat kegiatan ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi media massa untuk mengetahui lebih dekat tentang TNI AU,” ucap Kasau.

Diskusi sesi kedua.
Kasau berharap kegiatan ini dapat membangun sinergitas, memperkokoh kerja sama TNI AU dengan media sekaligus menjadi inspirasi, dan mempererat hubungan TNI AU dan media massa yang sudah terjalin dengan baik selama ini,

“Kita berharap upaya bersama dalam mendukung program pemerintah khususnya dan membangun bangsa Indonesia pada umumnya dapat berjalan dengan lebih optimal,” kata Kasau.

Pada kesempatan itu digelar juga tanya jawab seputar angkatan udara, kebijakan kebijakan TNI AU, diantaranya tentang pengadaan alutsiswa pesawat tempur yang selama ini belum dapat terealisasi.

Kasau menerangkan bahwa pihaknya telah bekerja keras dalam mengajukan Renstra pengadaan alutsista pesawat tempur. Namun tentunya TNI AU tak memiliki wewenang sendiri, ada Kementerian Pertahanan yang masih bernegosiasi dengan pihak penjual," tandasnya.

Kasau bersama jajaran pimpinan TNI AU saat menyaksikan penampilan latihan JAT.
Tak hanya itu, Kasau juga menjelaskan, pembelian alutsista pesawat tempur generasi ke lima pun perlu juga dipikirkan tentang feedbacknya agar devisa negara tak tergerus dengan pembelian barang dengan harga miliaran dolar.   

Kasau juga memberikan penjelasan mengenai visinya dalam memimpin TNI AU melalui motto TNI AU “Profesional, militan, dan inovatif”.

Hadir pula pada acara itu para Asisten Kasau, Pangkohanudnas, Pangkoopsau I, para Kepala Dinas serta pejabat TNI AU.

Acara yang dikemas dengan ngopi bareng itu diawali ramah tamah, antara Kasau dan Pemimpin Redaksi media massa. 


Selanjutnya peserta 'Sambung Rasa bersama Kasau' diajak keliling ke museum Pusat Dirgantara Mandala (Muspurdirla) yang merupakan museum satu satunya koleksi pesawat terbanyak dari jaman penjajahan.

Usai keliling para insan pers bersama Kasau berdiskusi dalam dua sesi, pertama di Bioskop Museum Muspurdirla dan sesi kedua di VVIP Lanud Adi Soetjipto Yogyakarta.

Kasau dan para insan pers juga mendapat suguhan atraksi latihan manuver indah Jupiter Aerobic Team (JAT) di kawasan Lanud Adi Soetjipto Yogyakarta.(sg) 

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda