sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Agraria

Peristiwa

Hukrim

LARAS JATENG

Laras Jatim

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Ketua DPR Dorong Tim SAR Gabungan Terus Cari Korban Banjir Sentani

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Foto ist).

Jakarta, Laras Post – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendorong Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tim SAR Gabungan bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) untuk terus melakukan pencarian dan pertolongan bagi korban yang belum ditemukan, mengingat masih ada sekitar 206 orang yang dilaporkan hilang (data dari Polda Papua);

Hal tersebut disampaikan Bamsoet, sapaan akrab Bambang Soesatyo, terkait masih banyaknya korban hilang akibat banjir bandang dan tanah longsor di Sentani, Jayapura, Papua serta masih belum optimalnya upaya bantuan terhadap masyarakat terdampak banjir bandang, 

“Kita juga mendorong Kemensos berkoordinasi dengan Pemda melalui Taruna Siaga Bencana (TAGANA) untuk terus memobilisasi pemberian dan penyaluran bantuan kemanusiaan agar kebutuhan para pengungsi dapat disalurkan tepat sasaran dengan memperhatikan informasi dan data yang sudah diverifikasi, mengingat sekitar 6.831 pengungsi yang tersebar di 15 titik pengungsian memerlukan kebutuhan dasar dan mendesak, seperti MCK, air bersih, makanan, pakaian layak, obat-obatan hingga layanan psikososial,” ujarnya dalam siaran persnya, Rabu (20/3/2019).

Selain itu, sambung politisi Partai Golkar itu, pihaknya juga minta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk siap siaga dalam menyediakan obat-obatan dan tenaga kesehatan guna mengantisipasi berbagai penyakit yang timbul dan dialami oleh para pengungsi 

“Serta bersama Kemensos membuat klinik trauma healing pascabencana, guna membangun dan memulihkan kembali mental dan psikis korban terdampak banjir bandang,” jelasnya.

Bamsoet kembali menegaskan bahwa pihaknya juga mendorong KemenPUPR bersama Pemda untuk segera melakukan upaya jangka panjang dengan membangun kembali rumah-rumah warga terdampak banjir bandang maupun bangunan lainnya. 

Hal itu, cetusnya, guna menata dan memulihkan kembali kehidupan para korban terdampak, mengingat banyaknya kerugian akibat bencana banjir bandang di Sentani meliputi 350 unit rumah rusak berat, tiga unit jembatan rusak berat, delapan unit drainase rusak berat, empat jalan rusak berat, dua unit gereja rusak berat, satu unit masjid rusak berat, delapan unit sekolah rusak berat, 104 unit ruko rusak berat, dan satu unit pasar rusak berat. (wan)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda