sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukrim

Peristiwa

Laras Jatim

Agraria

LARAS JATENG

Olah Raga

LARAS JABAR

Bisnis

Pernak Pernik

» » Merasa Ditelantarkan Developer, Warga Puri Delta Kencana Ngadu ke Pemkot Bogor

Perwakilan warga Perumahan Puri Delta Kencana saat mengadu ke Pemkot Bogor
Bogor, Laras Post - Warga perumahan Puri Delta Kencana yang terletak di Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, mengadu ke Pemerintah Kota Bogor. 

Pasalnya, menurut warga, sejak 1997 developer perumahan Puri Delta Kencana tak bertanggungjawab atas akses jalan. Bahkan, pengembang tidak melakukan serah terima Fasilitas Sosial (Fasos) dan Fasilitas Umum (Fasum) ke Pemerintah Kota Bogor.

"Dari awal saat pembangunan sudah 90 persen kami sudah minta developer untuk melakukan serah terima. Tapi sampai tahun 2000, kami malah tidak punya jalan masuk. Hanya bisa lewat jalan desa yang dipinjamkan," ujar Ketua RT 006 Perumahan Puri Delta Kencana, Destiono, diahadapan Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat, Senin (19/3/2019) di Ruang Paseban Surawisesa, Balaikota Bogor.

Destiono menambahkan, hingga 2016 pihaknya terus mendesak developer PT Prima Sarana Mandiri untuk melakukan serah terima Fasos-Fasum, namun ternyata kondisi developer tidak lagi membangun, sehingga warga mengadu langsung kepada Pemerintah Kota Bogor untuk mendapatkan solusi atas permasalahan yang sudah berlangsung selama hampir 22 tahun.

"Kami sudah berjuang bertahun-tahun tidak juga berhasil semoga dengan difasilitasi Pemkot Bogor masalah ini bisa selesai dan kami bisa mendapatkan akses jalan yang lebih baik," imbuhnya. 

Menanggapi keluhan warga, Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengatakan, selama masih bagian dari masyarakat Kota Bogor, Pemerintah Kota mempunyai kewajiban untuk memfasilitasi apapun demi kenyamanan warga, termasuk permasalahan perumahan yang ditelantarkan developer, karena seharusnya terkait penyerahan fasos fasum ke Pemerintah Kota Bogor dilakukan developer dalam kondisi baik.

"Kami akan buat tim untuk cek ke lapangan, verifikasi dan proses serah terima ini sesuai dengan regulasi," janjinya.  

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman Herman Ruslan mengatakan, ini termasuk dalam kategori perumahan yang terlantar. 

Dalam regulasinya, lanjut Herman, memang bisa dilakukan serah terima dari masyarakat kepada Pemerintah Kota Bogor dengan membuat surat permohonan. "Kami akan buat tim bersama dengan bagian hukum, BPKAD, BPN dan Dinas PUPR. Tapi prosesnya memang butuh  waktu jadi warga harus sabar," pungkasnya. (tim)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda