sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Agraria

Peristiwa

Hukrim

LARAS JATENG

Laras Jatim

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Meski Melonjak Seribu Persen, Dirjen Penataan Agraria Capai Target Redistribusi Tanah

Suasana Rapat Kerja Teknis Penataan Agraria Direktorat Jenderal Penataan Agraria 
Bogor, Laras Post – Meski meningkat hingga seribu persen, Direktorat Jenderal Penataan Agraria Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dapat mencapai target Redistribusi Tanah 2018

Atas capaian itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Himawan Arief Sugoto menyampaikan apresiasi kepada jajaran Direktorat Jenderal Penataan Agraria

“Selamat, Penataan Agraria berhasil terbitkan 283.236 ditahun 2018, atau naik lebih dari 1.000% dari tahun sebelumnya," ujarnya saat membuka Rapat Kerja Teknis Penataan Agraria Direktorat Jenderal Penataan Agraria di Novotel Bogor Golf Resort & Convention Center, Senin (18/3/2019).

Himawan Arief Sugoto menyebutkan, tahun 2019 pemerintah meningkatkan target redistribusi tanah menjadi 750.000 bidang. “Kementerian ATR/BPN optimistis mencapai target yang diberikan itu," tegasnya.

Lebih lanjut, Sekjen mengungkapkan, saat ini Kementerian ATR/BPN melalui Pusdatin telah membentuk Project Management Office (PMO) yang berjenjang mulai dari kantor pertanahan (Kantah), kantor wilayah (Kanwil) dan Kantor Pusat, untuk menjalankan fungsi monitoring Program Strategis.

“Dengan Dashboard ini, PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap), Reforma Agraria, Pengadaan Tanah, dan Penanganan Sengketa & Perkara dapat dipantau langsung oleh pimpinan, sehingga apabila ada masalah dapat segera dicarikan solusinya," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Penataan Agraria Kementerian ATR/BPN, Muhammad Ikhsan mengungkapkan, dengan Rapat Kerja Teknis Dirjen Penataan Agraria ini, optimistis target reforma agraria dapat tercapai. 

“Hari ini kami melakukan rapat kerja teknis Penataan Agraria kita mengambil tema, Percepatan Pelaksanaan reforma agraria menyongsong era digital Kementerian ATR/BPN,” ujarnya.

Ia menjelaskan, mulai tahun ini Kementerian ATR/BPN bergerak kepada kantor modern yang berskala internasional. “Sehingga dengan demikian dari jajaran kami penataan agraria akan segera bersinergi mengikuti petunjuk dan pedoman yang diberikan Bapak Menteri,” ungkapnya. 

Muhammad Ikhsan menyebutkan, pihaknyatelah melaunching SIGRA, yaitu Sistem Informasi Geografis Reforma Agraria sehingga bisa mendeteksi penyelesaian target dengan online.

“Kami telah melakukan perubahan-perubahan yang mendasar agar peraturan terkait Izin Lokasi, pertimbangan teknis pertanahan agar dapat dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman,” jelasnya.

Rapat Kerja Teknis Direktorat Jenderal Penataan Agraria ini, bertujuan untuk membangun koordinasi yang baik antara pusat dan daerah, dalam rangka menyiapkan pelaksanaan kegiatan penataan agraria Tahun 2019 di Indonesia untuk menyongsong era digital. 

Rapat Kerja Teknis ini diikuti oleh 119 orang yang terdiri dari Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 64 pejabat struktural dan pejabat fungsional umum di Lingkungan Direktorat Jenderal Penataan Agraria serta 31 orang Kepala Bidang Penataan Agraria. (her)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda