sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Agraria

Peristiwa

Hukrim

LARAS JATENG

Laras Jatim

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Pelajar SMA Kihajar Dewantoro Mendapat Penyuluhan Satgas TMMD 104 Kodim Bekasi

Sosialisasi Pendewasaan Perkawinan dan Kesehatan Reproduksi

Giat non fisik Satgas TMMD 104 Kodim Bekasi mensosialisasikan Pendewasaan Perkawinan dan Kesehatan Reproduksi.
Bekasi, Laras Post - Pedewasaan Usia Perkawinan (PUP) akan membuat remaja memiliki kesempatan yang lebih luas dalam menyiapkan dirinya lebih matang sebelum memasuki kehidupan berkeluarga.

Ini juga akan menghindarkan dari risiko gangguan kesehatan reproduksi remaja yakni seksualitas, napza, HIV dan AIDS.

Hal itu disampaikan Hj. Epiwan, S.ST dan Merry Agustina, SKm dari DPPKB Kota Bekasi kepada pelajar SMA Kihajar Dewantoro dalam kegiatan non fisik TMMD ke - 104 Kodim/ Bekasi di Jl. H. Dehir no. 65 Kel. Jatiluhur Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Senin (11/3). 

Epiwan mengatakan,  bila sampai remaja terpapar resiko tersebut akan mengganggu produktivitas dalam menempuh pendidikan, memulai berkeluarga, dan menjadi anggota masyarakat secara baik

Epiwan meyebutkan, saat ini permasalahan remaja yang berkaitan dengan pernikahan dini dan tiga risiko itu terjadi karena adanya berbagai perubahan di sekitar lingkungan hidup remaja.

Itu disebabkan gaya hidup kelompok sebaya yang semakin bebas, hubungan kehidupan dalam keluarga yang semakin renggang dan tuntutan pendidikan atau pekerjaan yang semakin melahirkan persaingan antarremaja.

"Kondisi ini diperparah pesan media massa yang semakin serba boleh dan pola hidup bermasyarakat yang semakin individualistik," katanya.

Remaja yang cenderung  rentan terkena dampak kesehatan reproduksi adalah remaja  putus sekolah, remaja jalanan, remaja penyalahguna napza,  remaja yang mengalami kekerasan seksual, korban perkosaan dan pekerja seks komersial.

"Dengan mendapat informasi yang  benar mengenai resiko Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR), maka diharapkan remaja akan semakin berhati-hati dalam melakukan aktifitas kehidupan reproduksinya, " pesannya pada siswa siswi. 

Ria (16) mengungkapkan, materi yang disampaikan  tersebut memberikan pengertian dan kesadaran kepada kami pelajar siswa remaja agar  didalam merencanakan keluarga, mereka dapat mempertimbangkan berbagai aspek berkaitan dengan kehidupan berkeluarga, kesiapan fisik, mental, emosional,  pendidikan, sosial, ekonomi serta menentukan jumlah dan jarak kelahiran.

"Sosialisasi tentang Pendewasan usia perkawinan dan Kesehatan reproduksi kita juga diajarkan  di usia dewasa yang akan menjamin kesehatan reproduksi ideal bagi wanita sehingga kematian ibu melahirkan dapat dihindari. Perkawinan di usia dewasa juga akan memberikan keuntungan dalam hal kesiapan psikologis dan sosial ekonomi," ungkapnya. 

Ditambahkan Ria, dirinya mewakili siswa mengucap kan terimakasih pada TNI dalam kegiatan TMMD ke 104 kodim belasi yang telah memberikan sosialisasi Pendewasan usia perkawinan  dan kesehatan reproduksi, sehingga kami diusia remaja dapat memahami tentang resiko serta bahayanya. 

Sosialisasi ini dihadiri sebanyak 103 yang terdiri dari para para Siswa-Siswa  Guru, DPPKB dan TNI. (sg,  egi) 

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda