sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukrim

Peristiwa

Agraria

LARAS JATENG

Laras Jatim

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Presiden Jokowi : BLK Komunitas Tingkatkan Kualitas SDM Pondok Pesantren

Presiden Joko Widodo ketika memberikan sambutan pada acara silaturahmi dengan kiai dan tokoh se-Eks Karesidenan Kedu, di Gedung Tri Bakti, Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (23/03).
Magelang, Laras Post - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersilaturahmi dengan kiai dan tokoh se-Eks Karesidenan Kedu, di Gedung Tri Bakti, Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (23/03). Dalam pertemuan tersebut Presiden menyampaikan beberapa hal, salah satunya tentang pengembangan sumber daya manusia (SDM) di pondok pesantren.

Salah satu program yang digalakan pemerintah untuk meningkatkan kualitas SDM di pondok pesantren adalah dengan mendirikan Balai Latihan Kerja (BLK) komunitas. Menurut Presiden, hingga tahun lalu telah dibangun 75 BLK di pondok-pondok pesantren.

"Insyaallah akan kita bangun 1.000 lagi. Tahun depan 3.000 lagi di ponpes. Untuk meningkatkan kualitas SDM santri kita di pondok," ujar Presiden dalam sambutannya.

Presiden Joko Widodo ketika bersilaturahmi dengan kiai dan tokoh se-Eks Karesidenan Kedu, di Gedung Tri Bakti, Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah.
Selain mendirikan BLK, pemerintah juga telah mendirikan bank wakaf mikro untuk menunjang ekonomi umat. Menurut Presiden, hingga saat ini bank wakaf mikro sudah didirikan di 44 pondok pesantren yang memiliki komunitas bisnis.

"Akan kita koreksi dan perbaiki serta besarkan. Semakin sering saya masuk pondok pesantren, semakin saya tahu masalah yang dihadapi pondok pesantren," imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Presiden kemudian mengundang peserta untuk berdialog dengannya. Abdul Mulid, santri asal Wonosobo yang maju ke atas panggung ditanya Presiden pendapatnya mengenai BLK komunitas di pondok pesantren ini.

Presiden Joko Widodo ketika berdialog dengan sejumlah santri.
"Setuju, karena membantu meningkatkan kualitas dan kreativitas anak muda yang ada di pesantren," jawab Abdul Mulid.

Kepala Negara kemudian menjelaskan bahwa untuk BLK komunitas, selain akan mendirikan bangunannya, pemerintah juga akan memberikan sarana dan prasarana yang disesuaikan dengan kebutuhan pesantren tersebut. Misal, pondok pesantren ingin mengembangkan santri-santrinya agar pintar teknologi informasi, maka pemerintah akan menyediakan komputer dan fasilitas pendukung lainnya.

"Sehingga _skill_ dan keterampilan itu kualitasnya meningkat. Nanti sebagian dari peserta BLK komunitas juga akan kita kirim ke luar negeri," ujarnya.

Presiden Joko Widodo ketika menyapa dan menyalami para tokoh Eks Karesidenan Sedu dan para santri.
Turut mendampingi Presiden dalam acara ini antara lain, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Selain itu tampak hadir juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wali Kota Magelang Sigit Widyo Nindito. (Her/sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda