sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Agraria

Peristiwa

Hukrim

LARAS JATENG

Laras Jatim

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

INFO BOLA

» » Satgas TMMD 104 Kodim Bekasi Sosialisasikan Budidaya Tanaman Hidroponik

Ibu ibu PKK saat mengikuti penyuluhan budidaya tanaman hidroponik. 

Bekasi, Laras Post - Tak hanya membangun infrastruktur jalan, rumah tak layak huni (RTLH) dan tempat ibadah, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 Kodim 0507/ Bekasi, juga melaksanakan kegiatan Non Fisik Sosialisasi tentang Budidaya hidroponik di Aula Kelurahan Jatiasih Jl. Wibawa Mukti No. 14, Jatiasih Jatiasih, Kota Bekasi, Sabtu (16/3).

Dalam materi kegiatan sosialisasi tentang Budidaya hidroponik ini disampaikan Nur Rahayu, S.ST dari Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Bekasi, yang diikuti 62 peserta  terdiri dari Ibu ibu PKK, Pos Yandu, serta dihadiri unsur TNI, Dinas LH dan Distanikan. 

Nur Rahayu menjelaskan,  Hidroponik adalah satu cara budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah, akan tetapi menggunakan media inert (tidak mengandung hara) dan steril (tidak mengandung mikroba). 

Sistem menanam hidroponik dirasa cocok menjadi salah satu alternatif solusi akan masalah ketahanan pangan yang ada karena sistem ini tidak memerlukan lahan yang luas dan dapat dipanen dalam waktu yang relatif singkat.

“Budidaya tanaman hidroponik ini sangat mudah. Kita bisa melakukannya disekitar rumah tanpa membutuhkan lahan yang luas. Bila dibandingkan dengan menanam suatu tanaman secara langsung ditanah, hasil yang dapat di panen dari menanam secara hidroponik ini .lebih bersih dan aman jika di konsumsi langsung," kata Nur Rahayu. 

Nur Rahayu menerangkan, tekhnologi ini juga ramah lingkungan tanpa menggunakan pestisida dan dengan kegiatan ini botol bekas dapat dimanfaatkan lebih pruduktif sehingga tidak menjadi limbah.

“Waktu atau umur panen tanaman sangat tergantung pada komoditi yang ditanaman, untuk tanaman sayuran daun tergantung terhadap penampilan dan bobot optimal, biasanya sekitar satu bulan tanaman sayuran daun bisa dipanen," ucapnya. 

Nur Rahayu menyebutkan, menanam dengan sistem Hidroponik memiliki beberapa keunggulan selain  penggunaan lahan yang lebih efisien. Keunggulan-keunggulan tersebut antara lain adalah tanaman berproduksi tanpa menggunakan tanah, tidak ada resiko untuk penanaman terus menerus sepanjang tahun, kuantitas dan kualitas produksi lebih tinggi dan lebih bersih, penggunaan pupuk dan air lebih efisien, periode tanam lebih pendek, dan pengendalian hama dan penyakit lebih mudah.

"Kami  melakukan pembinaan ini kepada ibu – Ibu PKK untuk menanam dengan metode hidroponik, antara lain karena ruang untuk menanam sudah minim,” tegasnya. (sg,  Egi) 

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda