sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukrim

Peristiwa

Laras Jatim

Agraria

LARAS JATENG

Olah Raga

LARAS JABAR

Bisnis

Pernak Pernik

» » Tak Terima Dituduh Menipu, Hersong Gelar Jumpa Pers

Hery Prasetyo saat menggelar jumpa pers.

Depok, Laras Post - Aktivis Pemuda Kota Depok, Jawa Barat, Hery Prasetyo (HP) alias Hersong menyangkal keras dituduh telah menipu dua pengusaha wanita Entin Partiwi dan Dian Dwi Kurniawati. 

Hersong dilaporkan ke polisi oleh Entin dan Dian atas dugaan penipuan dan penggelapan uang sebesar Rp200 juta seperti diberitakan di salah satu media online.

Laporan ke Mapolres Kota Depok tertuang dalam surat laporan/pengaduan, bernomor STPLP/2589/K/IX/2018/Resta Depok, tertanggal Senin 26 September 2018 yang ditandatanggani Kanit I SPKT, Inspektur Pol Sumari, SH dengan pelapor Entin Partiwi dan terlapor Hery Prasetyo.

Dalam jumpa pers yang digelar di Rumah Makan Lele Nongkrong, Jalan Merdeka Raya, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (23/3/2019),  Hersong mengatakan, “Itu fitnah!. Saya tidak pernah terima uang sebesar itu. Uang yang saya terima cuma Rp 100 juta sebagai uang operasional, itup un uangnya dibagi-bagi bersama-sama mereka juga. Calo kok laporin calo.” 
Menurut Hersong, hubungannya dengan Entin dan Dian merupakan hubungan sesama broker proyek atau calo yang merancang untuk mendapatkan kegiatan proyek di Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. 

“Saya akui kalau telah mencatut nama Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo (HTA). Itu upaya lobi-lobi saya, walaupun akhirnya HTA marah dan mereka sempat diusir saat bertemu. Saya tegaskan HTA nggak terlibat dan saya minta maaf telah mencatut namanya dan itu sudah saya tuangkan di dalam surat pernyataan di atas materai,” tutur Hersong.
Dia menambahkan, sebenarnya pihak kepolisian Polres Depok akan memediasi masalah ini untuk diselesaikan secara musyawarah. 

“Ya, saya sudah dipanggil dan dimintai keterangan pihak Polres Depok. Saya juga sudah dipertemukan dengan Entin dan Dian sebanyak 2 kali. Keputusannya, saya menyangupi pengembalian uang Rp100 juta pada akhir Maret 2019. Tapi saya sayangkan, kok mereka sudah memblowup permasalahan yang mau diselesaikan dengan musyawarah ini ke media, kan jadi kacau semua,” jelas Hersong geram.

Perihal kwitansi senilai Rp200 juta dari Dian yang ditandatanganinya tertulis untuk uang operasional, dia menyatakan, “HTA tidak pernah terima uang Rp80 juta seperti dituduhkan. Pemberian uang secara bertahap dan saya semua yang menerimanya, HTA clear. Lucu kan, yang melapor ke Polres Depok itu Entin tapi kok yang merasa dirugikan Dian. Saya nggak merasa ada urusan dengan Dian. Saya akan lihat situasi dan pelajari dulu apakah akan menutut balik Entin dan Dian." (vid)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda