sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Agraria

Peristiwa

Hukrim

LARAS JATENG

Laras Jatim

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Dua Kasus Kejahatan Diungkap Polres Purbalingga

Wakapolres Purbalingga Kompol Sigit Martanto ketika melakukan konferensi pers, di Polres Purbalingga, Kamis (11/04) 
Purbalingga, Laras Post - Jajaran Polres Purbalingga kembali berhasil mengungkap kasus kejahatan yang terjadi di wilayahnya. Dua kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) berhasil diungkap dan tersangka berikut barang buktinya berhasil diamankan.

Wakapolres Purbalingga Kompol Sigit Martanto dalam konferensi pers di Polres Purbalingga, Kamis (11/04) menyampaikan bahwa jajaran Polres Purbalingga berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di wilayah Kecamatan Kemangkon dan Bukateja.

Disampaikan wakapolres kasus pertama yang berhasil diungkap yaitu pencurian di rumah Erlinawati (40) warga Desa Pegandekan, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga. Pelakunya adalah MN (21) warga Desa Kedungbenda, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga.

"Pencurian terjadi pada tanggal 8 Maret 2019, setelah satu bulan akhirnya pelaku berhasil diamankan saat melintas di jalan raya Desa Kedunglegok, Kecamatan Kemangkon, Senin sore (8/4/2019)," jelas wakapolres.

Modus yang dilakukan MN yaitu dengan mencari rumah sebagai sasaran pencurian secara acak. Saat ada rumah yang tidak terkunci, pelaku masuk ke dalam dan mengambil sejumlah barang berharga milik korbannya. Dari aksinya di rumah Erlinawati, pelaku berhasil mengambil tiga unit telepon genggam dan uang tunai Rp 1.400.000,-.

"Uang hasil mencuri digunakan untuk membeli berbagai barang seperti pakaian, sepatu dan sisanya untuk berfoya-foya, bersama teman-temannya," ujar wakapolres.

Tersangka (tengah) dan barang bukti yang di amankan oleh Polres Purbalingga.
Pelaku mengaku sudah beraksi di empat TKP berbeda. Masing-masing di Penican dengan hasil tiga unit telepon genggam, bengkel di Desa Pegandekan dengan hasil dua pelek sepeda motor. TKP lain, yakni sebuah rumah warga di Desa Bukateja dengan hasil satu telepon genggam, dan rumah di Desa Kedungbenda dengan hasil satu telepon genggam.

Kasus kedua yang berhasil diungkap yaitu pencurian sepeda motor yang terjadi di Desa Wirasaba RT 4 RW 8, Kecamatan Bukateja, Purbalingga. Peristiwa pencurian terjadi pada bulan Juli 2018. Korban bernama Andre Setya Bastian kehilangan motor jenis Yamaha Vixion warna merah marun, bernomor polisi R-3501-TM.

Dua pelaku yang berhasil diamankan yaitu AP (20) warga Desa Wirasaba, Kecamatan Bukateja, Purbalingga dan AW (22) warga Desa Bajong, Kecamatan Bukateja, Purbalingga.

"Modus yang dilakukan tersangka yaitu merusak gembok pintu garasi rumah korban menggunakan tang. Kemudian membawa kabur sepeda motor yang ada di dalam garasi tersebut," jelas wakapolres.

Wakapolres menjelaskan bahwa tersangka AP merupakan residivis kasus curanmor. Ia pernah dihukum penjara 11 bulan pada tahun 2013 akibat mencuri sepeda motor. Sedangkan AW baru pernah melakukan aksinya karena diajak oleh AP.

"Tersangka dari dua kasus tersebut sudah kita amankan berikut barang buktinya. Mereka dikenakan pasal 363 KUHP tentang Pencurian Dengan Pemberatan," pungkas wakapolres. (Agus. P)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda